AI Diberi Tugas untuk Menguak Hal-hal yang Enggak Terlihat

Wecome Park City Home Source di Situs Kami! Menyingkap Fitur Perangkat Keras iPhone dalam Operasi Triangulasi

Park City Home Source Tekno – Perusahaan pemasaran digital Red Asia Inc. memperkenalkan alat teknologi kecerdasan buatan (AI) terbarunya bernama Red AInstein, yang dirancang bukan untuk menggantikan peran sumber daya manusia, melainkan sebagai “otak” untuk mengungkap titik-titik buta. menciptakan peluang baru bagi dunia usaha. “Bayangkan sebuah perusahaan dengan tim kreatif, strategi, dan media sosial yang dilengkapi dengan roket dan otak baru, yang disebut Red AInstein. AI ini terus belajar dan membantu orang menemukan strategi yang sebelumnya tidak terbayangkan,” kata Managing. Mitra Red Asia Inc. Damon Hakim. Menurutnya, teknologi bantu pembelajaran Red AInstein akan menjadi semacam trigger bagi kelompok kreatif yang terbiasa melahirkan ide-ide cemerlang dan liar. Teknologi alat AI dirancang untuk terus belajar tanpa henti agar semakin mahir dan memahami sifat perusahaan atau merek yang diteliti. “AI ini dapat mempelajari fitur-fitur produk, melakukan penelitian terhadap karakteristik audiens, memperhatikan tren perusahaan di media sosial dan bahkan melacak pergerakan pesaing. Red AInstein terus belajar setiap tujuh hari dalam seminggu tanpa mengeluh. Yang terpenting, AI ini mengungkap banyak hal . .- hal-hal yang sebelumnya tidak terlihat, menjadi jelas,” katanya. Damon melanjutkan, kedepannya otak Red AInstein akan didedikasikan khusus untuk setiap pelanggan sehingga AI dapat bekerja maksimal untuk mengenali sifat setiap merek. Alat kecerdasan buatan juga mempelajari pengembangan produk media sosial dan pemasaran, baik untuk produk sendiri maupun produk pesaing. Alat Red AInstein juga diklaim bekerja 100 kali lebih cepat dibandingkan aktivitas manusia normal. Damon mencontohkan, dulu operasi bisnis membutuhkan 5 hari kerja manusia, dan dengan kecerdasan buatan, operasi tersebut hanya memakan waktu sekitar 5-10 menit. Teknologi AI ini menggunakan jutaan bahkan miliaran data yang diekstraksi untuk membuat rekomendasi paling strategis. “Semakin lama digunakan maka hasilnya akan semakin bagus karena AI dirancang untuk belajar sesuai dengan sifat pelanggan. Misalnya pelanggan mengatakan tidak menyukai rekomendasi AI, maka AI tidak. tidak direkomendasikan. Ia belajar dengan sangat cepat,’ jelas Damon. Meski begitu, Red AInstein, lanjut Damon, bukanlah pengganti keterampilan kreatif manusia dalam tim bisnis. Teknologi AI ini hanya memberikan paparan strategi awal dan validasi ide yang direncanakan perusahaan. “AI ini memberikan filter, validasi, dan rekomendasi terhadap setiap ide manusia. Jika perusahaan sudah mempunyai ide-ide bagus, maka AI” akan semakin memperkuat ide-ide tersebut sekaligus memberikan gambaran aspek-aspek yang belum terlihat atau blind spot, termasuk melihat hal-hal apa saja yang dimiliki perusahaan. bisa, yang kompetitornya tidak bisa,” ujarnya. Tahun Baru Imlek 2024 Bereng AI Google Tahun Baru Imlek 2024 yang juga dikenal sebagai Tahun Naga melambangkan kekuatan, pertumbuhan, dan kemakmuran yang bisa dirayakan bersama orang-orang terkasih. Park City Home Source .co.id 9 Februari 2024 AI Diberi Tugas untuk Menguak Hal-hal yang Enggak Terlihat

AI Diberi Tugas untuk Menguak Hal-hal yang Enggak Terlihat