Cara Merawat Anak yang Demam di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

Wecome Park City Home Source di Situs Kami!

Park City Home Source, JAKARTA — Saat suhu tubuh anak naik di atas batas normal, tak jarang orang tua langsung panik saat adiknya demam. Perawat berlisensi Nicole Galen mengatakan orang tua tidak perlu terlalu khawatir karena ada banyak cara alami untuk menurunkan demam di rumah. Cara Merawat Anak yang Demam di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

Dikutip dari laman Medical News Today, Senin (5/2/2024), Callan mengatakan demam biasanya merupakan cara tubuh melawan infeksi. Namun demam juga bisa disebabkan oleh kondisi peradangan, reaksi terhadap vaksin, atau hal lainnya. Zombie Apocalypse, Mungkinkah Terjadi di Dunia Nyata?

Perawatan di rumah untuk anak-anak yang demam termasuk memberi mereka minum cairan sebanyak mungkin. Bayi dan anak bisa diberikan kaldu ayam hangat atau jus buah. Sangat penting untuk memastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup.

Jika anak gelisah dan tidak bisa tidur, orang tua bisa mencoba membacakan cerita atau memutar musik lembut. Pilihan lainnya adalah dengan memandikan anak dengan air hangat atau waslap hangat ke dahi anak untuk mengurangi demam.

Callan mengatakan jangan pernah menggosokkan alkohol pada kulit bayi untuk menurunkan demam, karena bisa berbahaya jika terserap melalui kulit. Seperti halnya orang dewasa, anak yang demam tidak perlu langsung diberikan obat minum.

Namun, mengonsumsi obat antipiretik yang dijual bebas dapat membantu menurunkan suhu tubuh lebih cepat dan membuat anak lebih nyaman. Acetaminophen adalah obat yang cocok untuk segala usia. Perlu diingat bahwa beberapa obat tidak cocok untuk anak-anak pada usia tertentu.

“Aspirin tidak cocok untuk anak di bawah 16 tahun, ibuprofen tidak cocok untuk anak di bawah tiga bulan atau berat badan lima kilogram. Ibuprofen juga tidak cocok untuk anak penderita asma,” kata Callan.

Demam ringan terjadi ketika suhu tubuh anak mencapai 37,8 hingga 39°C, sedangkan demam tinggi terjadi ketika suhu tubuh anak melebihi 40°C. Gejala demam lainnya antara lain berkeringat, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan lesu.

Kapan orang tua harus memeriksakan diri ke dokter dan apakah demam memerlukan pengobatan? Jika anak Anda mengalami demam tinggi atau terus-menerus yang tidak dapat diobati dengan pengobatan di rumah, sebaiknya segera temui dokter, kata Callan.

Bayi dan anak-anak biasanya menerima pengobatan lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Secara umum, masyarakat harus mencari nasihat medis untuk bayi di bawah usia tiga bulan dan untuk bayi dengan demam 38°C atau lebih tinggi. Cara Merawat Anak yang Demam di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

Demikian pula bayi usia tiga hingga enam bulan memiliki suhu 39 derajat Celcius atau lebih. Kriteria lainnya adalah jika demam berlangsung lebih dari lima hari dan disertai gejala penyakit lain, seperti ruam, tanda dehidrasi (mata cekung, tidak ada air mata saat menangis, atau popok sangat basah). untuk makan

Penting juga untuk menemui dokter jika Anda mengalami demam dengan gejala seperti leher kaku atau nyeri, kepekaan terhadap cahaya, ruam, drainase, dan kram. Sebab gejala tersebut bisa menandakan infeksi yang lebih serius seperti meningitis.