Dukung Hilirisasi Riset, Yarsi dan BRIN Jalin Kerja Sama

Selamat datang Park City Home Source di Website Kami!

Jakarta – Universitas Bern dan Yarsi menjalin kerjasama penelitian khususnya di bidang kesehatan. Dukungan ini diperlukan untuk membawa penelitian ke tahap komersialisasi. Dukung Hilirisasi Riset, Yarsi dan BRIN Jalin Kerja Sama

Profesor Fazli Jalal, Rektor Universitas Yarsi, mengatakan perlunya mendorong kebebasan penelitian di Indonesia dan mendukungnya memerlukan keterlibatan banyak pihak. Penyebab Pengangguran di NTB, Sarjana Malu Bekerja di Luar Gelar

Oleh karena itu, jelasnya, Yarsi juga menggandeng Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan dasar-dasar penelitian eksperimental dan membawanya ke industri.

Baca Juga: BRIN membuka magang kerja dan penelitian bagi mahasiswa, berikut syarat dan ketentuannya

“Mengkomersialkan penelitian untuk memberikan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kebebasan penelitian di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/1/2024) usai penandatanganan MoU.

Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan, wabah Covid-19 menjadi bukti bahwa dengan koordinasi semua pihak, Indonesia bisa mengembangkan berbagai inovasi tanpa bergantung pada produk luar negeri.

“Kita perkuat kemampuan diagnosanya, bersama BRIN dan Biofarma kita kembangkan kit yang harganya 5 kali lipat lebih mahal dari yang bisa kita kembangkan sendiri,” ujarnya.

Fasli menjelaskan, kerja sama dengan BRIN ibarat one stop service karena sumber daya manusia BRIN sangat cocok untuk melakukan penelitian sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Salah satu yang akan dikolaborasikan BRIN adalah pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pelayanan kesehatan, kata Fasli. Saat ini, RS Yarsi sedang menguji coba pengumpulan data pasien di unit gawat darurat menggunakan kecerdasan buatan.

“Jadi AI bisa mempercepat diagnosis, berapa lama pasien dirawat, obat mana yang efektif, apakah perlu dilakukan clustering berdasarkan usia dan jenis kelamin? Lebih cepat, efisien, dan efektif. Saat ini sedang dilakukan upaya. AI untuk digunakan di ICU dan di sini bantuan BRIN dibutuhkan,” ujarnya. Dukung Hilirisasi Riset, Yarsi dan BRIN Jalin Kerja Sama

Baca Juga: BRIN membuka magang kerja dan penelitian bagi mahasiswa, berikut syarat dan ketentuannya