Kabur saat Adu Penalti, Roberto Mancini Dikecam Federasi Sepak Bola Arab Saudi

Wecome Park City Home Source di Portal Ini!

Park City Home Source – Federasi Sepak Bola Saudi atau SAFF mengkritik Roberto Mancini karena “menembak” tangannya untuk meninggalkan lapangan saat adu penalti melawan Korea di babak 16 besar Piala Asia 2023. Kabur saat Adu Penalti, Roberto Mancini Dikecam Federasi Sepak Bola Arab Saudi

Arab Saudi tersingkir dari Piala Asia edisi ke-18 setelah kalah adu penalti 2-4 melawan Korea, Selasa (30/1/2024).

BACA LEBIH LANJUT: Arab Saudi vs Korea: Pertarungan epik antara dua pelatih terkenal Dirut PT LIB Bicara Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra: Saya Tahu Dapur Mereka

Sebelumnya, kedua tim bermain 1-1 di waktu normal.

Green Falcons unggul lebih dulu pada menit ke-46 lewat gol Abdullah Radif.

BACA LEBIH LANJUT: Mengapa Roberto Mancini menerima tawaran Arab Saudi

Namun Korea berhasil menyamakan skor di penghujung pertandingan melalui aksi Cho Geu Sung (90+9′).

Hasil imbang ini membuat pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

BACA JUGA: Peringkat Lengkap Piala Asia AFC 2023: Arab Saudi di 16 Besar, Indonesia Masih Berpeluang

Di antara kelima pemimpin tersebut, dua pejuang pertama Arab Saudi, Mohamed Kanno dan Saud Abdulhamid, melakukan tugasnya dengan baik.

Namun dua pemain berikutnya, Samir Al-Najei dan Abdulrahman Ghareeb tidak berhasil menceploskan bola ke gawang Korea.

Kekalahan ini melukai Mancini. Atlet asal Italia itu langsung meninggalkan lapangan dan masuk ke ruang ganti meski pertandingan belum usai.

Arab Saudi sendiri akhirnya mengalahkan Korea melalui adu penalti 2-4. Kabur saat Adu Penalti, Roberto Mancini Dikecam Federasi Sepak Bola Arab Saudi

Sikap Mancini yang memilih ‘kabur’ saat adu penalti dikritik oleh presiden SAFF Yasser Al Misehal.

“Kami menunggu penjelasan karena apa yang terjadi dapat diterima.”

“Pelatih menemui para pemain usai pertandingan dan mengucapkan terima kasih atas upaya mereka. Namun, kami tetap bisa menerima perilaku tersebut,” kata Arriyadiah kepada Al Misehal. (mcr15/jpnn) Jangan lewatkan video terbaru :