Kenapa Serangga Suka Cahaya, Ternyata Ini Jawabannya

Wecome Park City Home Source di Website Kami!

LONDON – Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications mengungkap alasan ketertarikan serangga terhadap cahaya buatan. Kenapa Serangga Suka Cahaya, Ternyata Ini Jawabannya

BACA JUGA – Temui “serangga” Bathynomus raksasa di Laut Jawa

Seperti dilansir Wion News, penelitian ini menemukan bahwa serangga menggunakan cahaya untuk bergerak, dan cahaya buatan dapat membingungkan mereka. KPU Dibobol Hacker, Data Pribadi 204 Juta Warga Indonesia Dijual

Salah satu teori paling populer yang menjelaskan ketertarikan serangga terhadap cahaya buatan adalah teori fototaksis.

Teori ini menyatakan bahwa serangga memiliki sel fotoreseptor di matanya yang sensitif terhadap cahaya. Sel-sel ini mengirimkan sinyal ke otak serangga, yang kemudian mengontrol arah penerbangannya.

Menurut teori ini, serangga tertarik pada cahaya karena mereka menggunakannya untuk mengarahkan dirinya. Pada siang hari, serangga menggunakan matahari sebagai panduan. Namun pada malam hari, serangga memanfaatkan bintang atau bulan.

Cahaya buatan dapat membingungkan serangga karena intensitasnya yang tinggi dan tidak merata. Cahaya alami, seperti matahari atau bulan, memiliki intensitas yang lebih kecil dan lebih seragam.

Hal ini dapat menyebabkan serangga terbang di sekitar sumber cahaya buatan sehingga membuat mereka salah arah dalam navigasinya.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications mendukung teori fototaksis. Studi tersebut menemukan bahwa serangga menggunakan cahaya untuk bergerak dan cahaya buatan dapat membingungkan mereka.

Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan model komputer untuk memodelkan perilaku serangga di sekitar cahaya buatan. Mereka menemukan bahwa serangga cenderung terbang di sekitar sumber cahaya buatan, dibandingkan terbang langsung ke arah sumber cahaya tersebut.

Para peneliti juga menemukan bahwa perilaku ini lebih sering terjadi pada serangga bermata lebih besar. Hal ini dikarenakan mata yang lebih besar mempunyai sel fotoreseptor yang lebih banyak sehingga serangga lebih sensitif terhadap cahaya. Kenapa Serangga Suka Cahaya, Ternyata Ini Jawabannya

Penemuan ini mempunyai implikasi penting bagi lingkungan. Cahaya buatan dapat menjadi sumber gangguan bagi serangga dan dapat menyebabkan hilangnya atau matinya serangga.

Para peneliti menyarankan agar cahaya buatan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak menarik bagi serangga. Misalnya, cahaya buatan dapat diubah intensitas atau distribusinya agar lebih menyerupai cahaya alami.