Peneliti UI Buka Suara soal Janji Capres-Cawapres di Bidang Kesehatan

Wecome Park City Home Source di Situs Kami!

Jakarta – Peneliti UI Buka Suara soal Janji Capres-Cawapres di Bidang Kesehatan

Heboh Kandungan Etilen Glikol di Obat Sirup, Amankah Mengonsumsi Suplemen Cair?

Peneliti Health Collaborative Center (HCC) Dr Dr Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH mempertanyakan janji kami dari Presiden Indonesia dan kandidat lainnya di bidang kesehatan. Di antara ketiga calon tersebut, banyak hal yang harus menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mewujudkan hak kesehatan warga negara Indonesia.

Padahal, semua janji kesehatan para calon merupakan hak asasi rakyat yang harus dipenuhi oleh negara. Memberikan pelayanan, susu, dan makan siang gratis dengan penyiapan 1 klinik di setiap desa se-Indonesia merupakan hak kesehatan dari hukum negara,” imbuhnya, saat dihubungi, Jumat (9/2/2024).

“Sebenarnya ini bukan sekedar komitmen berkompetisi, tapi komitmen untuk mewujudkan hak kesehatan masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat harus berharap janji-janji setiap calon dapat dipenuhi oleh siapa pun presiden terpilih,” jelas pengajar Kedokteran tersebut. , Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Menurut Ray, masyarakat harus tahu bahwa semua janji tersebut adalah hak kesehatan masyarakat. Artinya, hingga saat ini Indonesia belum berhasil melakukan perbaikan gizi untuk mengakses fasilitas kesehatan secara luas, adil dan merata.

Ray mengatakan masyarakat harus dilibatkan dalam menyuarakan hak-haknya, terutama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan.

“Masih perlu kita berharap dari imbauan kepada negara dari para calon untuk selalu memastikan bahwa komitmen pembangunan negara adalah komitmen untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan bersih pula. 1 desa 1 puskesmas dan pelayanan kesehatan,” merupakan komitmen politik yang dimiliki negara. harus dipenuhi oleh pemimpinnya,” ujarnya. Lihat video “Ini Ujian Presiden dan Calon Lainnya” (naf/naf ) Peneliti UI Buka Suara soal Janji Capres-Cawapres di Bidang Kesehatan