Penggemar Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Fan Sign WayV, Promotor Tindak Petugas Keamanan

Wecome Park City Home Source di Website Kami!

Park City Home Source SHOWBIZ –  Pada hari Senin, 22 Januari, idola k-pop Korea Selatan WayV kembali ke Jakarta. Kedatangan anggota WayV kali ini tak lepas dari tanda fantasi album terbaru mereka yang bertajuk “On My Youth”. Namun sayangnya, ada kejadian tidak menyenangkan di acara tersebut yang terlintas di benak para penggemarnya. Penggemar Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Fan Sign WayV, Promotor Tindak Petugas Keamanan

Kejadian ini membuat para penggemar marah dengan apa yang terjadi. Peristiwa tak mengenakkan ini bahkan sempat dicatat media Koreaboo pada Kamis pagi, 25 Januari 2024. Scroll on.

Foto dan video yang menjadi viral di X (sebelumnya Twitter) menunjukkan seorang penjaga keamanan pria bersikap kasar pada acara penandatanganan penggemar. Tidak Penuhi Panggilan sebagai Tersangka, Siskaeee Ajukan Praperadilan

Foto dan video yang dibagikan menunjukkan seorang penjaga keamanan pria menyentuh dan menarik penggemar saat berbicara dengan anggota WayV.

Bahkan petugas keamanan pun kedapatan sesekali menyentuh bagian tubuh penggemar WayV. Tak hanya itu, salah satu satpam pria juga mendorong dan menarik kipas dengan paksa saat fan sign.

Anggota WayV juga rupanya mengambil tindakan tidak pantas yang dilakukan salah satu satpam pria. Anggota WayV marah dengan perilaku kasar pendamping pria terhadap penggemarnya selama fan sign.

Penyiar angkat bicara

Berdasarkan informasi yang diterima Park City Home Source pada Kamis 25 Januari 2024. Promotor proyek tersebut mengaku prihatin dan mengambil tindakan tegas.

“Mengenai isu yang sedang ramai saat ini, Lumina juga turut prihatin.

Sementara itu, dalam keterangan resmi yang dimuat di akun media sosial promotor, ia meminta maaf atas kejadian tidak menyenangkan tersebut.

“Kami sangat menyesal terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada salah satu petugas keamanan yang kami pekerjakan pada acara fan sign album di atas panggung,” demikian bunyi pernyataan resmi mereka.

Pihak penyelenggara juga akan membuat laporan resmi atas tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan satpam tersebut. Meski pihak promotor mengatakan pihak sudah meminta maaf.

“Meski pihak partai sudah meminta maaf kepada masyarakat, kami tetap melaporkannya secara resmi (ke polisi) karena menyangkut kenyamanan banyak pihak dan keselamatan suporter. Kami membaca pernyataan rinci yang diberikan oleh beberapa korban dan berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh,” kata pernyataan mereka. Penggemar Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Fan Sign WayV, Promotor Tindak Petugas Keamanan

Promotor juga meminta pengikut terverifikasi untuk mengirimkan pesan mereka ke alamat email resmi promotor untuk tindakan lebih lanjut.

“Untuk melaporkan kasus ini secara hukum, kami memerlukan pertolongan dan pendampingan anda dalam mencari bukti-bukti dan keterangan korban atas kejadian ini. Kami akan merahasiakan identitas korban. Bukti ini juga akan kami sampaikan kepada tim kuasa hukum kami. Fans yang mempunyai bukti dan pernyataan terkait hal ini, dapat mengirimkan email kepada kami di [email protected] agar kami dapat menyelesaikan masalah ini,” ujar mereka.

WhatsApp memungkinkan pengguna menyembunyikan percakapan pribadi. WhatsApp dilaporkan sedang mengerjakan fitur pemblokiran obrolan baru yang memungkinkan pengguna memblokir obrolan di antarmuka web layanan untuk meningkatkan keamanan Park City Home Source 7 Februari 2024.