Tag Archives: BYD

Ambisi BYD Jadi Pemimpin Pasar Kendaraan Listrik di Indonesia

JAKARTA Park City Home Source – Presiden dan Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Chao mengungkapkan ambisi BYD untuk menjadi pemimpin pasar kendaraan listrik Indonesia. Apalagi, pembuat mobil listrik asal China ini telah mengalahkan Tesla untuk memimpin pasar mobil listrik global.

Menurut Eagle, BYD akan menjadi pemimpin dunia dalam kendaraan energi baru (NEV) pada tahun 2022 dan 2023. BYD juga menjadi pemimpin dalam penjualan kendaraan listrik di negara asalnya, Tiongkok.

“Kami sangat optimis dengan komersialisasi kendaraan listrik secara keseluruhan. Jadi kalau ditanya apakah BYD akan menjadi nomor satu di Indonesia, tentu BYD sangat bagus dan nomor satu di seluruh pasar termasuk Indonesia. Memang pantas untuk itu,” kata Eagle Chao ditemui di Arena Pameran IIMS 2024 pada Jumat, 16 Februari. , 2024.

Omong-omong, pada tahun 2022, BYD mencatatkan penjualan sebanyak 1.857.379 mobil listrik, melampaui Tesla yang mencatatkan penjualan sebanyak 1.313.851 mobil. Sedangkan pada tahun 2023, BYD mencatatkan penjualan sebanyak 3.024.417 unit, melampaui Tesla yang hanya mencatatkan penjualan sebanyak 1.808.581 unit.

BYD menjadi model terlaris di negara asalnya, China pada tahun 2023, dengan total penjualan domestik sebanyak 2.571.109 unit. BYD menjadi pabrikan lokal yang mendominasi penjualan terbesar pada kuartal IV tahun lalu dengan pangsa pasar 11,85%.

Di Indonesia sendiri, BYD belum mau mematok target penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Sebab, menurut Eagle, ini merupakan tahun pertama BYD terus masuk ke Indonesia dan menjual kendaraan listrik sebanyak-banyaknya.

Makanya kami belum pasang target penjualan. Kami mau jual sebanyak-banyaknya, asal pasar mau menerima, kata Eagle.

Eagle mengatakan pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan akan tumbuh seiring dengan semakin banyaknya produsen kendaraan listrik baru yang masuk ke Tanah Air. Dengan demikian, penjualan BYD di Indonesia diperkirakan akan meningkat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Pilihan Editor: BYD tentang Target Penjualan Kendaraan Listrik di Indonesia: Sebisa Mungkin

Ingin berdiskusi dengan redaksi kami mengenai artikel di atas? Bergabunglah dengan grup GoOto kami di member.Park City Home Source/komunitas

PLN telah membuka stasiun pengisian bahan bakar hidrogen atau Hydrogen Refueling Station (HRS) di Senayan, Jakarta. Stasiun ini merupakan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen untuk kendaraan pertama di Indonesia. Baca selengkapnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan insentif mobil listrik lebih mendesak dibandingkan mobil hybrid. Baca selengkapnya

Eric Tohir sangat mengapresiasi dukungan PLN dalam percepatan ekosistem kendaraan ramah lingkungan listrik-ke-hidrogen di Indonesia. Baca selengkapnya

Kebijakan hilir nikel di Indonesia menimbulkan risiko kesehatan dan ancaman lingkungan, demikian temuan sebuah studi baru. Baca selengkapnya

Eric Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pengembangan ekosistem EV di Indonesia. Baca selengkapnya

PT PLN (Persero) mencatat telah memasang 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 776 lokasi di seluruh Indonesia. Baca selengkapnya

Chery Omoda E5 hadir dengan harga Rp 498,8 jutaan. 2.000 pelanggan pertama akan mendapatkan harga spesial hanya Rp 488,8 juta. Baca selengkapnya

Menteri Perindustrian Agus Gumiwan Kartasasmita mengatakan VinFast akan memulai pembangunan pabrik di Indonesia pada tahun ini. Baca selengkapnya

VinFast Auto yang memasuki pasar kendaraan listrik Indonesia mengungkapkan, harga yang kompetitif menjadi kunci utamanya. Baca selengkapnya

Mr Zeng Shuo, Managing Vice President PT Chery Sales India, menjawab pertanyaan mengenai harga kendaraan listrik di india. Saat ini, harga mobil ICE hampir sama. Baca selengkapnya

Chery Komentari Kemunculan BYD di Indonesia, Begini Katanya

Jakarta –

Chery merespons peluncuran Build Your Dreams (BID) di pasar kendaraan roda empat Indonesia. Chery mengaku tak takut dengan persaingan ketat dari pabrikan mobil lokalnya.

Zeng Shuo selaku asisten direktur PT Cheri Sales Indonesia (CSI) mengatakan timnya masih menjadi merek China yang paling laris di pasar dunia. Faktanya, ekspor mereka merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

“Dibandingkan BID, menurut saya Chery masih nomor satu sebagai merek China di pasar dunia. Penjualan mobil penumpang masih menjadi nomor satu. Jadi, selama 21 tahun berturut-turut, kami menjadi yang terbaik (dalam hal penjualan),” kata Shuo. Dalam wawancara eksklusif dengan detikOto di Kebayoran Bar, Jakarta Selatan.

Shuo menjelaskan, ekspor Chery Group juga merupakan salah satu yang terbesar di Tiongkok dan dunia. Yakni, tahun lalu anggotanya mengirimkan 930 ribu mobil ke berbagai negara peminat.

“Di Tiongkok, sebagai merek lokal, kami masih berada di puncak penjualan. “Saya pikir Chery adalah salah satu perusahaan mobil terbaik di Tiongkok,” katanya.

Selain itu, Shuo juga menegaskan bahwa Chery sudah lama berkecimpung di pasar mobil Indonesia. Selain itu, perusahaan tidak hanya menjual mobil listrik, tetapi juga mobil berbahan bakar bensin. Oleh karena itu, berdasarkan perhitungan diyakini masih lebih tinggi dibandingkan BID.

“Kami yakin mampu bersaing dengan industri otomotif Indonesia.” Sebagai perusahaan global, kami telah berada di Indonesia lebih awal dan lebih lama dibandingkan BID. Lalu, kita tidak hanya punya mobil listrik saja, tapi kita juga punya mobil berbahan bakar bensin sebagai mobil premium. Ini yang membuat kami unik di pasar Indonesia,” ujarnya.

“Penjualan mobil listrik di Indonesia terus tumbuh, namun tahun lalu penetrasinya hanya sembilan persen. Tahun ini juga akan meningkat, namun penjualan secara keseluruhan tidak sebanding dengan mobil berbahan bakar bensin,” ujarnya.

Sebagai catatan, BID memperkenalkan diri di Indonesia pada bulan lalu. Mereka langsung memperkenalkan tiga mobil listrik yakni BID Dolphin, Atto 3 dan Seal. Untuk saat ini, harganya baru akan diumumkan pada pertengahan bulan ini. Simak video ini “Masuk Indonesia Bareng Raja, BID Luncurkan 3 Mobil Listrik” (sfn/dri)

IIMS 2024 Targetkan Rp 5,3 Triliun Transaksi Lewat 470 Ribu Kunjungan

Park City Home Source, JAKARTA — Project Manager Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, Rudi MF memberikan gambaran mengenai tujuan dan kebutuhan ajang otomotif terbesar di Indonesia yang akan digelar pada 15-25 Februari mendatang di JIExpo Kemayoran. Rudi menjelaskan, target pendapatan konferensi IIMS 2024 dipatok sebesar Rp5,3 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp5,2 triliun.

“Kalau dulu tahun lalu kita mencapai Rp5,2 triliun, jadi kita targetkan kenaikannya Rp5,3 triliun,” kata Rudi dalam jumpa pers IIMS 2024 di St. Louis. Regis Hotel Jakarta pada Selasa (02/06/2024).

Ia juga mencontohkan, target penjualan mobil dan sepeda motor diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Mempertimbangkan tren baru dan meningkatnya permintaan kendaraan listrik (EV), IIMS 2024 menjanjikan tren baru dan peningkatan penjualan kendaraan.

Rudi mengatakan, perencanaan IIMS 2024 menyangkut beberapa aspek, antara lain jumlah pengunjung, target penjualan, transfer, dan lain-lain. Rudi mengatakan ada kabar baik, salah satunya adalah bertambahnya jumlah merek yang masuk, baik di segmen mobil maupun sepeda motor. Sebanyak 187 peserta akan mempresentasikan produknya selama 11 hari acara.

Selain itu, terjadi peningkatan jumlah merek otomotif baru yang masuk ke Indonesia seperti BYD dan Vinfast, serta peluncuran produk baru dari merek yang sudah ada. Begitu pula pada segmen sepeda motor, terdapat 15 lampu listrik dan 15 lampu bermesin pembakaran dalam.

Dari segi acara, ada lebih dari 30 acara yang direncanakan pada gelaran IIMS 2024, antara lain pertunjukan musik, Infinite Show yang mencakup seluruh ekosistem otomotif di Indonesia, dan masih banyak lagi. Target perjalanan 11 hari tersebut mencapai 470 ribu dengan peningkatan transaksi dari tahun sebelumnya menjadi Rp 5,3 triliun.

Namun, Rudi menambahkan, meski ada merek baru yang mengikuti ajang IIMS 2024, banyak merek lama yang tidak akan kembali. Hal ini disebabkan terbatasnya ruang pameran, meski upaya telah dilakukan untuk menyertakan lebih banyak merek. Banyak merek yang tidak diterima tahun ini akan dipertimbangkan untuk berpartisipasi di tahun-tahun mendatang.

Ada 30 merek sepeda motor dan 25 merek mobil yang mengikuti IIMS 2024, dua merek baru di kategori otomotif. Namun, Rudi mengatakan ke depan akan dilakukan upaya untuk memperluas area pameran agar dapat mencakup lebih banyak merek.

“Jujur kami menawarkan Dyandra kepada semua orang. Tapi karena tempatnya terbatas. Mudah-mudahan tahun depan kami berencana memperluas dan memperluas tempat parkir untuk bisa kami memperkenalkan merek-merek yang belum ada,” kata Rudi.

BYD Sebut Pra-Pemesanan Sedan Seal Menjanjikan

Park City Home Source, Jakarta – BYD Motor Indonesia menyatakan pre-order mobil listrik sedan Sealed di Indonesia cukup menjanjikan.

“Karena kami melakukan pre-booking dan bukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), mereka melihat peluang ini untuk bisa cepat didapat. Jadi feelingnya lebih diberikan,” kata Head of Marketing Communication PT BYD. Adalah. Motor Indonesia Luther T Panjaitan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2/2024).

Luther mengatakan, di awal peluncuran produk BYD, Seal menjadi mobil yang paling banyak mendapat pre-order dari pelanggan.

Menurutnya, pelanggan sudah memahami keunggulan yang ditawarkan Seal dari segi performa dan teknologi, sehingga tidak berpikir dua kali untuk memesan mobil yang bisa bersaing dengan Tesla Model 3 di dunia.

“Saya akan memahami mengapa hal ini menjadi hit, jika saya melihat bahwa mereka memiliki cukup uang atau kondisi ekonomi untuk membuat keputusan di sana,” kata Luther.

Sekitar tiga minggu setelah diumumkan ke publik, jumlah pesanan BYD untuk BYD Dolphin dan Atto 3 pun meningkat.

Bobby Bharat, Product Manager PT BYD Motor Indonesia, mengatakan BYD Eto 3 saat ini memimpin dalam jumlah pre-order.

“Komposisinya masih paling banyak di Atto 3. Kalau dibilang persentase bisa dibilang 40-50 persen. Orang-orang akan berada di atas terlebih dahulu. Nanti, “Ketika piramida di atas sudah terisi penuh, hanya yang di bawah saja yang punya kekuasaan,” katanya.

Terinspirasi keindahan laut, BYD Seal menjadi pilihan para pecinta sedan.

Mobil listrik ini memiliki bagian depan berbentuk X, atap panoramik lebar berlapis perak, perpindahan gigi kristal, interior lapang, dan lampu LED belakang tanpa batas. Selain itu, Seal dilengkapi dengan sistem BYD Intelligent Cockpit.

Mobil ini memiliki dua jenis kemudi yaitu empat mode berkendara dan dua mode ekonomi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan berkendara.

BYD Seal memiliki kecepatan tertinggi 0-100 km dalam 3,8 detik dan jangkauan hingga 650 km dengan baterai penuh. Dengan mengisi penuh baterai dalam waktu singkat, kecepatan pengisiannya mencapai 150kW.

Baterai Mobil Listrik Nikel versus Lithium, Mana yang Lebih Unggul?

JAKARTA – Teknologi kendaraan listrik terus berkembang dengan tersedianya baterai berbahan dasar nikel-kobalt-aluminium-oksida (NCA), nikel-mangan-kobalt (NMC), dan litium-ferrofosfat (LFP). Mobil listrik dan hybrid yang beredar di Indonesia juga dilengkapi dengan teknologi baterai tersebut.

Mobil listrik Wuling dan BYD China yang beredar di Indonesia dikabarkan menggunakan baterai LFP. Jajaran kendaraan listrik Wuling dengan baterai LFP antara lain Wuling Air EV dan Binguo EV. Sedangkan BYD yang baru memasuki pasar Indonesia telah meluncurkan model Atto, Seal, dan Dolphin.

Di kubu baterai nikel mangan kobalt (NMC), nama besarnya adalah Hyundai dan Toyota. Mobil listrik Hyundai seperti Ioniq 5 menggunakan baterai jenis ini. Hal serupa juga dilakukan Toyota pada Innova Zenix Hybrid. Baterai Nickel Cobalt Aluminium Oxide (NCA) digunakan Tesla untuk beberapa jenis kendaraan. Jadi, mana yang lebih baik antara baterai nikel dan lithium?

Kelebihan dan kekurangan baterai LFP

Baterai lithium ferrophosphate (LFP) memiliki banyak keunggulan dan diproduksi secara massal untuk digunakan pada kendaraan listrik, antara lain:

1. Keamanan tinggi

Baterai LFP sangat stabil secara termal dan kimia, membuatnya lebih tahan panas dan tidak mudah terbakar.

2. Siklus hidup yang panjang

Baterai LFP dapat bertahan hingga 2.000-4.000 siklus pengisian dan pengosongan, jauh lebih lama dibandingkan baterai lithium-ion standar, yang biasanya hanya 500-1.000 siklus. Hal ini membuat baterai LFP lebih murah dalam jangka panjang, terutama untuk perangkat yang perlu sering diisi dayanya.

3. Daya stabil

Baterai LFP dapat dengan mudah dikosongkan secara rutin, bahkan pada kecepatan tinggi. Hal ini menjadikannya ideal untuk aplikasi yang memerlukan performa tinggi, seperti kendaraan listrik.

4. Bahan baku melimpah dan murah

Besi dan fosfat, komponen utama baterai LFP, merupakan sumber daya yang melimpah dan lebih murah dibandingkan nikel dan kobalt, yang diperlukan untuk beberapa jenis baterai litium-ion lainnya. Hal ini berpotensi membuat baterai LFP lebih terjangkau di masa depan.

5. Perawatan yang baik

Baterai LFP dapat dikosongkan dalam jangka waktu lama tanpa penurunan kinerja yang signifikan.

6. Ramah lingkungan

Baterai LFP tidak mengandung kobalt, mineral yang ekstraksinya sering dikaitkan dengan masalah lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Baterai LFP tidak hanya memiliki banyak kelebihan, namun juga banyak kekurangannya, antara lain:

1. Kepadatan energi yang rendah

Baterai LFP memiliki kepadatan energi yang lebih rendah dibandingkan jenis baterai lithium-ion lainnya. Artinya baterai LFP memerlukan lebih banyak ruang untuk menyimpan jumlah energi yang sama.

2. Pengoperasian pada suhu ekstrim

Meskipun lebih stabil secara termal, baterai LFP dapat menurunkan kinerja pada suhu yang sangat tinggi atau rendah.

3. Harga awal yang tinggi

Meskipun lebih hemat biaya dalam jangka panjang, biaya awal baterai LFP bisa lebih mahal dibandingkan beberapa jenis baterai lithium-ion lainnya.

Kelebihan dan kekurangan baterai nikel

Baterai lithium-ion tidak kalah dengan LFP, nickel-manganese-cobalt (NMC) dan nickel-cobalt-aluminium oxide (NCA), namun juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

Keuntungan baterai nikel-mangan-kobalt (NMC).

1. Kepadatan energi yang tinggi

Baterai NMC memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai LFP, sehingga dapat menempuh jarak yang lebih jauh dengan sekali pengisian daya.

2. Performa tinggi

Baterai NMC dapat memberikan kinerja yang lebih baik pada suhu ekstrim dibandingkan baterai LFP.

3. Ketersediaan bahan baku

Nikel dan kobalt, bahan utama baterai NMC, lebih banyak tersedia dibandingkan litium.

Cacat baterai NMC

1. Stabilitas termal

Baterai NMC kurang stabil terhadap panas dibandingkan baterai LFP, sehingga mudah terbakar.

2. Siklus hidup

Baterai NMC memiliki siklus yang lebih pendek dibandingkan baterai LFP.

3. Harga

Baterai NMC lebih mahal dibandingkan baterai LFP.

Kelebihan dan kekurangan baterai nikel-kobalt-aluminium-oksida (NCA).

Baterai Nickel Aluminium Oxide (NCA) memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

1. Kepadatan energi tertinggi

Baterai NCA memiliki kepadatan energi tertinggi dari semua jenis baterai lithium-ion, sehingga memungkinkan jangkauan terluas.

2. Performa tinggi

Baterai NCA memiliki kinerja yang sangat baik pada suhu tinggi.

3. Kontinuitas

Baterai NCA memiliki daya tahan lebih dibandingkan baterai NMC.

Kekurangan NCA

1. Keamanan

Baterai NCA kurang aman dibandingkan baterai NMC dan LFP karena lebih mudah terbakar.

2. Kurangnya bahan baku

Cobalt, komponen utama baterai NCA, merupakan bahan langka dan mahal.

3. Stabilitas

Baterai NCA lebih tahan lama dibandingkan baterai NMC.

Ini Model Mobil Listrik BYD yang Paling Banyak Dipesan di Indonesia

Park City Home Source, Jakarta – BYD Motor Indonesia membuka pesanan tiga model mobil listriknya, yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal. Di antara ketiga model tersebut, Atto 3 menjadi model yang paling banyak dipesan konsumen di Indonesia.

Komposisinya sekarang kebanyakan masih di Atto 3. Kalau dibilang persentase, bisa dibilang 40 sampai 50 persen, kata Kepala Produk BYD Motor Indonesia Bobby Bharata hari ini, Senin, 5 Februari di Bogor. Bertemu di Sirkuit Sentul di Regency. 2024.

Sedangkan Seal menjadi model terpopuler kedua, dengan 30 hingga 35 persen. Lalu ada pesanan untuk BYD Dolphins yang tersisa. Namun Bobby tidak membeberkan berapa jumlah pasti pesanan tiga mobil listrik BYD tersebut.

Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan enggan membeberkan jumlah pasti pesanan mobil listrik BYD. Meski demikian, dia memastikan pesanan mobil listrik BYD di Indonesia cukup menjanjikan.

“Kami takut untuk mengambil kesimpulan terlalu cepat seperti angka yang menunjukkan optimisme dan itu saja, ini bukan data ala BYD, tapi cukup bagus. “Kami juga melihat sejumlah masyarakat di mal. menunjukkan, di mana kami mendapatkan semakin banyak niat dari pelanggan,” katanya.

Sebelumnya, Luther mengaku saat ini pihaknya sudah menerima pesanan mobil listrik BYD Dolphin, Atto 3, dan Seal sebanyak ratusan unit. Namun, dia tidak menyebutkan angka pasti jumlah pesanannya.

“Saya sampaikan, kami menerima pesanan ratusan (unit). Saya belum bisa memastikan datanya, tapi dari tanggal 18 hingga 23 (Januari) ada ratusan. Konsumen masih belum tahu harga resminya, dan mereka nggak ada test drive, tapi mereka mau pesan,” kata Luther saat ditemui di BSD, Tangerang, Selasa, 23 Januari 2024.

Luther mengatakan, saat ini pihaknya masih ingin melihat antusiasme konsumen terhadap mobil listrik BYD. Dia akan mengatur kesiapan pasokan untuk bisa memenuhi pesanan konsumen di dalam negeri.

Kami melihatnya sebagai antisipasi pasar. Kami melihatnya sebagai persiapan pasokan agar pengirimannya lebih konsisten karena kita bisa mendapat gambaran ke mana arah permintaan pasar, ujarnya.

Sekadar informasi, BYD merilis tiga mobil listrik yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal dalam debutnya di pasar Indonesia. Namun hingga saat ini BYD Motor Indonesia belum mengumumkan harga ketiga mobil listrik tersebut.

Tempo mendapat bocoran perkiraan harga mobil listrik BYD dari penjual di diler resmi BYD di BSD, Tangerang. Delfin akan dibanderol antara Rp350 juta hingga Rp450 juta. Sedangkan BYD Atto 3 dibanderol mulai Rp500 juta hingga Rp600 juta, lalu untuk Seal Rp650 juta hingga Rp800 juta. Pilihan Editor: Sedan listrik premium BYD YangWang U7 siap komersialisasi, jadi rival BMW i7

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk gabung di member.Park City Home Source/comunitas, pilih grup GoOto

Jaguar Land Rover (JLR) akan memperlambat pengenalan mobil listrik di tahun-tahun mendatang, karena berfokus pada model PHEV. Baca selengkapnya

Chery Sales Indonesia mengklaim pesanan mobil listrik Omoda E5 meningkat signifikan. Simak informasi lengkapnya di artikel ini: Baca selengkapnya

Luhut lantas menyebut Elon Musk tertarik berinvestasi di Indonesia. Kali ini I.K.N. Baca selengkapnya

BYD Motors Indonesia pada hari ini, Kamis 8 Februari 2024 meresmikan delapan diler pertamanya sekaligus di Indonesia. Baca semuanya

Neta menjelaskan konsumsi energi kumulatif Neta V yang diklaim menjadi alternatif irit dan irit dibandingkan mobil konvensional. Baca selengkapnya

Morris Garage (MG), berjanji akan melakukan terobosan di industri kendaraan listrik (EV) Indonesia dengan memperkenalkan dua mobil listrik terbarunya. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024). Baca selengkapnya

Berikut hal-hal utama yang perlu diperhatikan saat memilih ban mobil listrik: Baca selengkapnya

VinFast Auto resmi mengumumkan keikutsertaannya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024) dan menargetkan 50 ribu unit EV. Baca selengkapnya

Saat ini model Hyundai termurah yang dijual di Indonesia adalah Stargazer dengan harga mulai Rp 249,6 jutaan. Baca selengkapnya

BYD Atto 3 Rilis di Indonesia, Jadi Pesaing MG 4 EV

Park City Home Source, Jakarta – BYD Motor Indonesia meluncurkan tiga mobil listrik untuk menandai kehadirannya di pasar otomotif Tanah Air, salah satunya adalah BYD Atto 3. Mobil listrik ini akan bersaing langsung dengan MG 4 EV.

Berbicara soal spesifikasi, Atto 3 mengemas baterai BYD Blade Battey (LFP) berkapasitas 49,92 kWh dan 60,48 kWh, dengan jangkauan 410 km dan 480 km. Mereka mengklaim mobil listrik ini mampu mencatatkan efisiensi energi sebesar 14,9 kWh per 100 kilometer.

Atto 3 ditenagai Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga 140 kW atau setara 201 PS, dan torsi 310 Nm. Akselerasi 0 hingga 100 km/jam mampu dilakukan dalam 7,3 detik Mobil listrik MG4 EV. (Foto: Tempo/Erwan Hartawan)

Sementara MG 4 EV dibekali motor sinkron magnet permanen yang menghasilkan tenaga maksimal 170 kW atau sekitar 125 PS dan torsi 250 Nm. Kapasitas baterainya 51 kWh dan mampu menempuh jarak maksimal 425 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Pengisian daya membutuhkan waktu 35 menit dari 10 hingga 80 persen. Akselerasi 0 hingga 100 km/jam membutuhkan waktu 7,7 detik dan menggunakan sistem penggerak roda belakang bernama Rear Wheel Drive (RWD).

Atto 3 juga mempunyai banyak fitur keselamatan dan keamanan seperti airbag, Blind Spot Detection, Electronic Stability Program, Traction Control System, Electronic Brake Distribution, Hill Descent Control, Rear Collision Warning, Lane Keep Assist, Lane Change Assist, Emergency. Lane Keep, Cruise Control Adaptif, Cruise Control Cerdas, Peringatan Tabrakan Depan.

Sedangkan MG 4 EV memiliki fitur keselamatan dan keamanan seperti Electronic Parking Brake, Automatic Vehicle Hold, Electronic Brake Assist, Stability Control System, Traction Control System, Hill Start Assist, peringatan tabrakan ke depan, kamera 360, adaptive cruise control, jalur tersembunyi . Penolong untuk menemukan Titik Buta.

Soal harga, BYD belum mengumumkan harga Atto 3, namun Tempo mendapat bocoran penjualan BYD yang dibanderol antara Rp 500 juta hingga Rp 600 juta. Sementara harga MG 4 EV baru-baru ini turun dari Rp 699 jutaan menjadi Rp 433 jutaan Pilihan Editor: Harga BYD Seal, Dolphin dan Atto 3 di Indonesia mulai dari Rp 350 jutaan.

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Bergabunglah dengan kami di member.Park City Home Source/communitas, pilih grup GoOto

Chery Sales Indonesia menyebutkan pesanan mobil listrik Omoda E5 meningkat signifikan. Simak informasi lengkapnya di artikel ini: Baca selengkapnya

Luhut juga mengatakan Elon Musk tertarik berinvestasi di Indonesia. Kali ini di IKN. Baca selengkapnya

BYD Motors Indonesia membuka delapan diler pertamanya serentak di Indonesia pada Kamis 8 Februari 2024. Baca selengkapnya

Neta menjelaskan konsumsi daya kumulatif Neta V yang diklaim merupakan pilihan irit dan irit dibandingkan mobil konvensional. Baca selengkapnya

Morris Garages (MG) berjanji akan melakukan terobosan di industri kendaraan listrik (EV) Indonesia dengan memperkenalkan dua mobil listrik terbarunya. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024). Baca selengkapnya

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih ban untuk kendaraan listrik: Baca selengkapnya

VinFast Auto resmi mengumumkan keikutsertaannya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024) dan menargetkan 50 ribu unit EV. Baca selengkapnya

Saat ini model Hyundai termurah di pasar Indonesia adalah Stargazer dengan harga mulai Rp 249,6 jutaan. Baca selengkapnya

Dari hasil penjualan tahun lalu, Hyundai berhasil menduduki peringkat keenam merek mobil terlaris di Indonesia. Baca selengkapnya

Mobil Listrik BYD di Indonesia Masih Impor dari Cina, Kapan Produksi Lokal?

Park City Home Source, Jakarta – BYD meluncurkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Atto 3, Dolphin, dan Seal. Tiga unit EV saat ini diimpor dalam bentuk full built-up (CBU) dari negara asalnya, China.

Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan pada acara BYD Grand Launch, Kamis, 18 Januari 2024: “Semua model ini diproduksi di China, pabrik terbesar kami. Ini adalah mega pabrik tempat kami memproduksi mobil untuk masyarakat Indonesia. pasar.akan mengumpulkan.”

Meski demikian, General Manager BYD Asia-Pasifik Liu Zhuliang mengatakan BYD berencana membangun pabrik di Indonesia di masa depan. Ke depan, mobil listrik BYD yang dipasarkan di Indonesia boleh diproduksi secara lokal.

“Sekarang kita pelajari, BYD akan investasi produksi di Indonesia. Kalau kita bangun pabrik di sini, kita harus melayani pasar lokal semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan BYD akan merakit mobilnya secara lokal di Indonesia dalam bentukcompletely knock down (CKD). Namun dalam masa penantian hingga pabrik selesai dibangun, Luhut mengatakan pemerintah mengizinkan BYD menjual mobilnya di Indonesia dalam bentuk utuh (CBU) atau mengimpornya dari China.

Dalam impor mobil BYD, pemerintah akan membebaskan bea masuk atas mobil listrik yang masuk ke Indonesia. Pembebasan pajak ini hanya berlaku bagi produsen mobil yang berkomitmen membangun pabrik di Indonesia.

“Kami tidak membuka impor EV, kami hanya memberikan insentif kepada calon investor. Jadi kalau tidak berinvestasi di sini, bea masuknya sama, kami tidak akan melonggarkannya,” kata Luhut.

BYD menggelontorkan dana US$1,3 miliar atau sekitar 20,3 triliun rupiah untuk membangun pabrik di Indonesia. Kapasitas produksi pabrik ini diperkirakan mencapai 150 ribu unit per tahun. Pilihan Editor: BYD menargetkan membangun 50 dealer tahun ini, 7 sudah beroperasi

Apakah Anda ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk gabung di member.Park City Home Source/communitas, pilih grup GoOto

Chery Sales Indonesia mengklaim pesanan mobil listrik Omoda E5 meningkat signifikan. Simak informasi lengkapnya di artikel ini: Baca selengkapnya

Luhut lantas menyebut Elon Musk tertarik berinvestasi di Indonesia. Kali ini I.K.N. Baca selengkapnya

Balapan Powerboat F1 Danau Toba merupakan upaya memperkenalkan adat istiadat Batak kepada khalayak internasional. Baca keseluruhannya

Pada Pilpres 2024, memenangkan suatu putaran sendiri memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi agar calon presiden dan wakil presiden dapat dinyatakan sebagai pemenang. Baca selengkapnya

Ganjar Prano mengatakan, ada seorang pensiunan jenderal yang sempat menyatakan tidak akan memilih calon tertentu karena latar belakangnya, namun kini kembali mendukungnya.

BYD Motors Indonesia diresmikan hari ini, Kamis 8 Februari 2024, delapan diler pertamanya serentak di Indonesia. Baca keseluruhannya

Neta menjelaskan konsumsi daya kumulatif Neta V yang diklaim bisa menjadi alternatif irit dan irit dibandingkan mobil konvensional. Baca selengkapnya

Morris Garage (MG), berjanji akan melakukan terobosan di industri kendaraan listrik (EV) Indonesia dengan memperkenalkan dua kendaraan listrik baru. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024). Baca selengkapnya

Berikut hal terpenting yang perlu diperhatikan saat memilih ban mobil listrik: Baca selengkapnya

BYD Seal Terbaru Bakal Rilis di Cina, Pakai Mesin Hybrid

Park City Home Source, Jakarta – Regulator pemerintah China mengungkap kehadiran BYD Seal terbaru di negaranya yang diberi nama Seal 06. Sedan ini menggunakan kendaraan listrik hybrid plug-in (PHEV) yang ada di jajaran baru The laut. Keluarga anjing laut.

Home MobilBeritaChina Hari Ini, Selasa 6 Februari 2024 BYD Seal awalnya merupakan produk tunggal. Namun, BYD diam-diam telah berevolusi menjadi rangkaian produk yang kini mencakup Seal EV, Seal DM-i PHEV, Seal U (Song Plus) dan Seal 06.

BYD telah mengajukan permohonan persetujuan pasar untuk Seal 06, yang telah diajukan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.

Seal 06 merupakan sedan lima tempat duduk dengan dimensi panjang 4.830 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.495 mm, dan jarak sumbu roda 2.790 mm. Mobil ini akan dilengkapi dengan atap opsional.

Dari segi tampilan, bagian depan Seal 06 mengadopsi desain terbaru dari seri Ocean. Berbeda dengan model Seal lainnya, Seal 06 tidak memiliki lampu depan khas bumerang, melainkan memiliki desain lampu depan ganda berbentuk L.

Bagian belakangnya memiliki bentuk yang mirip dengan BYD Seal DM-i, dengan lebar dan tinggi yang hampir sama. Panjangnya bertambah 130 mm dan jarak sumbu roda kini bertambah 110 mm.

Seal 06 berbasis platform hybrid DM-i dan hadir dalam dua pilihan penggerak, yakni motor listrik 120 kW dan 160 kW. Keduanya menggunakan mesin bensin 1,5 liter berkapasitas 74 kW dan kecepatan tertinggi 180 km per jam.

Mobil ini akan memiliki baterai Blade Lithium Ferro-phosphate (LFP). Kapasitasnya sekitar 10 kWh dan 16 kWh, dan jarak maksimum masing-masing 60 km dan 90 km.

Seal 06 akan ditempatkan di bawah BYD Seal dan Seal DM-i, kurang lebih di samping BYD Qin L. Versi listrik murni kemungkinan akan diperkenalkan akhir tahun ini.

DICKY KURNIAWAN | KARNAVSHINE

Pilihan Editor: Atap kaca BYD Seal tidak disarankan menggunakan kaca film, Kenapa?

Ingin berbicara dengan redaksi tentang artikel di atas? Yuk gabung di Membership.Park City Home Source/communitas, pilih grup GoOto

Liburan Tahun Baru Imlek pada tahun 2024 akan menjadi pertama kalinya pembatasan Covid-19 dicabut sepenuhnya di Tiongkok. Lagi

Setiap zodiak mencerminkan ciri dan karakteristik unik yang mempengaruhi nasib seseorang berdasarkan tahun kelahirannya. Lagi

Seorang mantan eksekutif pemasaran TikTok menggugat perusahaan media sosial dan ByteDance setelah dipaksa mengajukan keluhan seksis. Lagi

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan percakapan telepon. Lagi

Hari ini, Kamis 8 Februari 2024, BYD Motors Indonesia membuka delapan diler pertamanya secara serentak di Indonesia.

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024). Lagi

Lebih dari 100 situs web yang menyamar sebagai media berita lokal di Eropa, Asia, dan Amerika Latin mengunggah konten pro-Tiongkok.

Pemerintah Taiwan mengkritik langkah Tiongkok yang mengatur jalur penerbangan di dekat jalur tengah Selat Taiwan. Lagi

Secara total, pembelian emas Tiongkok akan mencapai sekitar 960 ton pada tahun 2023. Lebih lanjut

KCI telah menyampaikan pendapatnya mengenai spesifikasi teknis yang menjadi pertimbangan perseroan dalam memilih impor KRL dari China dibandingkan Jepang. Lagi

BYD Dolphin ‘Bawel’ Peringatan Batas Kecepatan, Bisa Dimatikan?

Park City Home Source, Jakarta – BYD Dolphin dilengkapi dengan fungsi peringatan batas kecepatan yang akan memberikan peringatan suara dan tampilan di MID (Multiple Information Display). Namun bagi sebagian orang, peringatan ini bisa sangat mengganggu karena peringatan tersebut muncul hampir setiap menit.

Product Manager PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata mengatakan ada dua peringatan batas kecepatan pada Dolphin. Yang pertama memiliki peringatan batas kecepatan dimana batas kecepatan dapat diatur oleh pengemudi, maksimal 240 km per jam.

Fitur kedua adalah peringatan batas kecepatan berdasarkan rambu lalu lintas. Misal Anda sedang berada di jalan tol dengan batas kecepatan 80 km per jam, maka akan muncul peringatan di layar MID. Jika kecepatan kendaraan melebihi batas, peringatan suara dan visual akan ditampilkan di layar MID.

“Hanya saja kalau di jalur lambat, angka 5 selalu muncul (di MID). Sebenarnya ada dua hal tentang 5, pertama, fakta bahwa ada batas kecepatan 5km/jam, atau entah karena Simbol S atau P, jadi kita hitung simbolnya 5,” kata Bobby saat ditemui Tempo di BSD, Tangerang, Kamis, 23 Januari 2024.

Jika memang merasa peringatan batas kecepatan terlalu ‘rewel’, pengemudi bisa menonaktifkan fungsi batas kecepatan. Cara mematikannya ada di pengaturan pada layar infotainment yang berada di tengah dashboard.

“Jadi ADAS kita semua bisa dimatikan, mau dipakai atau tidak, semuanya bisa dimatikan. Itu salah satu yang kita minta China tingkatkan. Mereka tidak bisa mengatur jarak dan sebagainya. Mereka bisa on/off, karena kami yang minta,” kata Bobby.

Pilihan Redaksi: Bahlil menanggapi pernyataan Tom Lembong soal pencurian nikel

Ingin ngobrol dengan redaksi mengenai artikel di atas? Yuk gabung di Membership.Park City Home Source/komunitas, pilih grup GoOto

BYD Motors Indonesia meluncurkan delapan diler pertamanya serentak di Indonesia pada hari ini, Rabu 8 Februari 2024. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024). Baca selengkapnya

BYD Seal 06 menggunakan kendaraan listrik hybrid plug-in (PHEV) seri string yang akan tersedia di pasar China. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia telah membuka pesanan tiga model mobil listriknya, Dolphin, Atto 3 dan Seal. Baca selengkapnya

BYD terbaru ini memiliki akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 3,8 detik yang setara dengan akselerasi mobil sport mewah. Baca selengkapnya

Skuter listrik BYD YangWang U7 dilengkapi baterai LFP dengan jangkauan hingga 800 km dalam sekali pengisian daya. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia menargetkan membangun jaringan 50 diler pada akhir tahun 2024. Baca selengkapnya

BYD akan meluncurkan SUV kompak baru pada Maret 2024, yang kemungkinan diberi nama Yuan UP. Baca selengkapnya

Dealer BYD Sunter disebut-sebut paling banyak dikunjungi pelanggan. Apakah ini pertanda mobil listrik mereka akan laris manis? Baca selengkapnya

Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan memastikan pasokan suku cadang untuk pelanggan Indonesia berada pada jalur yang signifikan. Baca selengkapnya

Sedan Listrik Premium BYD YangWang U7 Siap Dipasarkan, Jadi Rival BMW i7

Park City Home Source, Jakarta – BYD (Build Your Dreams), produsen mobil besar asal China, meluncurkan sedan listrik kelas atas Yangwang U7. Jangkauan baterai sedan adalah 720 km dan 800 km. Pada 5 Februari 2024, laman China Automotive News Network menyebutkan sedan listrik U7 diluncurkan pada Januari tahun lalu dan saat ini sedang mempersiapkan peluncuran resminya di pasar domestik.

Yangwang adalah merek mewah milik BYD. Saat ini merek mewah tersebut menjual SUV U8 di China dengan harga setara 2,2 miliar rupiah. Yangwang saat ini sedang mempersiapkan tiga kendaraan listrik, termasuk U9 (mobil sport), sedan U7, dan crossover yang belum disebutkan namanya.

Pada 20 Desember 2023, saat Tempo mengunjungi kantor pusat BYD di Shenzhen, China, ia melihat beberapa mobil baru dengan stiker kamuflase sedang diuji coba di jalanan kawasan kantor pusat.

Yangwang U7 akan dilengkapi dengan baterai lithium besi fosfat yang diproduksi oleh anak perusahaan BYD, FinDreams. Kapasitas baterainya 135,5kWh.

Sedan listrik ini berukuran panjang 5.265 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.517 mm, dan wheelbase 3.160 mm. Sebagai perbandingan, Mercedes-EQ U7 lebih panjang 42 mm, lebih lebar 70 mm, dan lebih pendek 1 mm dibandingkan EQS. Namun jarak sumbu roda U7 lebih pendek 500mm dibandingkan sedan listrik Jerman.

Interior U7 menampilkan tiga layar sedan dengan pilihan kapasitas 4 dan 5 kursi.

Yangwang U7 dilengkapi dengan empat motor listrik. Setiap motor listrik menghasilkan daya maksimum sebesar 240 kW. Keempat motor listrik tersebut menghasilkan total tenaga 960 kW atau setara dengan 1.287 hp. Sedangkan kecepatan maksimal atau kecepatan maksimumnya mencapai 270 kilometer per jam.

Selain bersaing dengan EQS di dalam negeri, U7 juga akan bersaing dengan sedan listrik mewah seperti BMW i7 dan NIO ET9. Di Indonesia, BYD telah meluncurkan tiga kendaraan listrik, yaitu Atto 3, Dolphin dan Seal. Bukan tidak mungkin bisa mendatangkan Yangwang U7 ke Indonesia di masa depan.

Pilihan Editor: BYD akan meluncurkan SUV listrik baru, versi lebih kecil Atto 3 di Tiongkok pada Maret 2024

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk gabung di member.Park City Home Source/komunitas dan pilih grup GoOto

BYD Seal 06 akan menggunakan powertrain Ocean Series Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang akan diluncurkan di pasar China. Baca selengkapnya

Atap BYD Seal dikatakan menggunakan kaca dua lapis anti UV dengan luas pandang 1,9 meter persegi. Baca selengkapnya

BYD Auto Indonesia telah membuka pemesanan tiga unit kendaraan listriknya, yakni Dolphin, Auto 3, dan Seal. Baca selengkapnya

BYD SEAL berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam waktu 3,8 detik, setara dengan akselerasi mobil sport mewah. Baca selengkapnya

BYD Auto Indonesia menargetkan mempertahankan jaringan 50 diler pada akhir tahun 2024. Baca selengkapnya

BYD akan meluncurkan SUV kompak baru pada Maret 2024 yang diberi nama “Yuan UP”. Baca selengkapnya

Dealer BYD di Santes paling banyak dikunjungi pelanggan. Apakah ini pertanda mobil listrik mereka akan laris manis? Baca selengkapnya

Head Marketing Communications BYD Auto Indonesia Luther Panjaitan memastikan kendaraan tersebut dipasok ke pelanggan Indonesia melalui jalur khusus. Baca selengkapnya

Harga ketiga mobil listrik BYD yang dijual di Indonesia, Seal, Dolphin, dan Auto 3, belum diumumkan. Apa alasan untuk itu? Baca selengkapnya

Bagian dalam pintu BYD Atto 3 terdapat tiga buah karet gelang yang disusun secara horizontal memanjang dari kompartemen penyimpanan air minum. Baca selengkapnya

BYD Belum Berminat Jual Mobil PHEV di Indonesia

Park City Home Source, Jakarta – Kepala Pemasaran dan Komunikasi BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan mengatakan pihaknya belum tertarik memasarkan kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) di Indonesia. Saat ini fokus mereka adalah pemasaran mobil listrik, electric vehicle (BEV).

“Saat ini Indonesia masih dalam program transisi energi pemerintah, dan EV masih menjadi prioritas kami. BYD tidak tertutup bagi yang lain (kendaraan listrik), tapi strategi kami BEV,” kata Luther di pertemuan BSD, Tangerang. , Selasa 23 Januari 2024.

Luther menjelaskan, BYD tidak memiliki model hybrid di seluruh dunia, melainkan mobil listrik dengan jangkauan standar. Secara global, PHEV masuk dalam kategori NEV atau New Energy Vehicle yang masih masuk dalam kategori kendaraan listrik namun memiliki metode sekuensial.

“PHEV juga pemain besar kita. PHEV di seluruh dunia disebut NEV, jadi kendaraannya EV,” ujarnya.

Secara global, BYD saat ini memiliki banyak produk mobil hybrid, salah satu contohnya yang paling populer di negara asalnya China adalah BYD Tang PHEV dan BYD Chazor Hybrid. Penjualan Motor Hybrid BYD

Pada November tahun lalu, BYD menjadi perusahaan mobil pertama yang mencapai produksi 6 juta unit mobil listrik dan hybrid. Kendaraan ini dibuat pada tahun 2008.

Menurut laman Carscoops, BYD telah menghentikan semua mobil bermesin pembakaran internal (ICE) pada April 2022. Perusahaan telah mengubah strateginya dengan mengalihkan fokusnya ke kendaraan listrik yang mencakup hibrida plug-in, range extender, dan kendaraan listrik murni. .

Perlu dicatat bahwa pencapaian 6 juta ini merupakan pencapaian unik untuk segmen NEV (near electric vehicle). Pabrikan lain seperti Toyota lebih banyak memproduksi kendaraan listrik yakni 15 juta unit untuk mobil hybrid dan Tesla mencapai 5 juta unit untuk mobil listrik murni.

Kendaraan BYD yang ke enam juta adalah Fang Cheng Bao Leopard 5, yang diluncurkan dari jalur produksi di pabrik Zhengzhou. SUV PHEV ini lebih kecil dibandingkan Toyota Land Cruiser Prado. Mobil ini diluncurkan pada Agustus lalu, dan pengiriman suku cadangnya dimulai pada November 2023.

BYD membutuhkan waktu 13 tahun untuk memproduksi satu juta NEV pertamanya. Kemudian pada tahun berikutnya mencapai produksi 2 juta unit, dan 6 bulan berikutnya mencapai produksi 3 juta unit.

Juga untuk mencapai 2 juta unit dalam 9 bulan ke depan. Angka akhir 6 juta unit dicapai hanya dalam waktu 3 bulan, karena peningkatan produksi.

BYD memiliki sembilan pabrik yang memproduksi kendaraan PHEV dan BEV di Tiongkok. Pabrik berlokasi di Kota Xian, Jinan, Zhengzhou, Changzhou, Xiangyang, Hefei, Changsha, Fuzhou dan Shenzhen. BYD juga telah mengekspor mobil ke 57 negara.Khusus di Indonesia, saat ini BYD memasarkan tiga model mobil listrik baterai, yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal.

Pilihan Editor: Test drive: Konsumsi Energi Listrik BYD Dolphin 15,3 kWh per 100 Km

Apakah Anda ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk ke member.Park City Home Source/komunitas, pilih grup GoOto

Saat ini model Hyundai termurah yang dijual di India adalah Stargazer dengan harga mulai Rp 249,6 jutaan. Baca selengkapnya

Dari hasil penjualannya tahun lalu, Hyundai menempati peringkat keenam merek mobil terlaris di Indonesia. Baca selengkapnya

Hyundai Ioniq 7 menjadi salah satu model yang kemungkinan akan diluncurkan di Indonesia. Baca selengkapnya

Menteri Airlangga meyakini penjualan kendaraan listrik baik mobil listrik murni maupun hybrid di Tanah Air bisa mencapai 200.000 unit per tahun. Baca selengkapnya

BYD Seal 06 menggunakan powertrain kendaraan listrik hybrid plug-in (PHEV) seri Moana yang akan muncul di pasar China. Baca selengkapnya

Atap kaca BYD Seal menggunakan kaca double UV-blocking dengan luas tampak 1,9 meter persegi, tidak disarankan menggunakan kaca film. Baca selengkapnya

Atap BYD Seal seharusnya menggunakan kaca ganda tahan UV dengan luas tampak 1,9 meter persegi. Baca selengkapnya

Seribu pembeli pertama Chery Omoda E5 akan mendapatkan harga Rp 488,8 juta dan garansi seumur hidup untuk sepeda motor listrik atau skuter listrik. Baca selengkapnya

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto menjadi pelanggan pertama mobil listrik Chery Omoda E5 di dunia. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia telah membuka pesanan tiga model mobil listriknya yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Baca selengkapnya