Tag Archives: Gen Z

5 Rekomendasi Podcast untuk Gen Z, Bisa Tambah Perspektif Baru

JAKARTA – Ada beberapa rekomendasi podcast yang bisa dicoba oleh Gen Z. Mulai dari diskusi seputar dunia digital, hingga persoalan pekerjaan dan kehidupan.

Mendengarkan podcast sudah menjadi kebiasaan bagi generasi muda, termasuk generasi Z. Pasalnya, penggunaannya mudah dan fleksibel karena dapat dilakukan sambil melakukan aktivitas ringan lainnya. Tak heran jika podcast menjadi sumber informasi baru bagi generasi muda.

Kita juga menemukan konten-konten yang sesuai dengan minat dan kebutuhan kita, mulai dari kisah-kisah inspiratif, tips hidup, hingga diskusi seputar isu-isu sosial. Podcast menawarkan kebebasan untuk mendengarkan kapan saja, di mana saja, dalam jadwal yang sibuk.

Berikut lima podcast Gen Z untuk didengarkan untuk mendapatkan perspektif baru.

1. Podcast Petja

Dalam podcast ini dibahas berbagai aspek kehidupan milenial, permasalahan perkotaan dan pengalaman anak muda dibahas. Podcast yang dibawakan oleh Riqi Arrahmansyah ini dapat menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi generasi muda yang ingin lebih memahami kehidupan saat ini.

2. Subyektif

Podcast ini membahas topik seputar dunia digital, startup, dan kehidupan generasi muda milenial. Tertarik pada kehidupan modern.

3. Rapor

Repot merupakan podcast yang dibawakan oleh Raza Chandika, Anka, Radhini dan Abigail yang menawarkan percakapan yang tidak membosankan. Melalui percakapan mereka, acara ini menciptakan suasana yang menyenangkan dan menghibur, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang mencari hiburan ringan dan informatif.

4. Hanya sekali muda

Moda Only Once adalah podcast yang dibawakan oleh Augt yang menawarkan tips dan wawasan tentang kehidupan generasi muda milenial dan Gen Z. Podcast ini menjadi panduan bagi Anda yang ingin menjalani hidup dengan lebih maksimal. Ingin hidup bermakna dan memahami tantangan generasi muda. .

5. Makna wacana

Dipandu oleh Cannon Pearce dan Aranda Patra, Makana Talks mengupas beragam topik menarik dengan mengundang bintang tamu untuk berbagi pengalaman kariernya. Podcast ini menawarkan kepada pendengar informasi berharga tentang dunia kerja dan motivasi.

Berikut lima rekomendasi podcast yang patut dicoba didengarkan oleh Gen Z.

MG/Tasya Uliya Rizk

Studi: Gen Z Justru Lebih Jarang Pakai AI untuk Pekerjaan Dibandingkan Gen X dan Milenial

Park City Home Source, JAKARTA – Gen Z dikenal sebagai generasi yang sangat melek teknologi. Namun siapa sangka Gen Z justru menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas kerja dibandingkan generasi tua seperti Gen X dan Milenial.

Fakta tersebut terungkap dari penelitian terbaru yang dilakukan oleh Ernst & Young bersama kelompok riset pihak ketiga. Dalam penelitian ini, 1000 pekerja penuh waktu dan paruh waktu dari berbagai kelompok umur direkrut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan di dunia kerja lebih banyak terjadi pada pekerja berusia lanjut. Studi ini menemukan bahwa 74 persen responden Milenial (lahir 1981-1996) dan 70 persen responden Gen X (lahir 1965-1980) menggunakan alat AI seperti ChatGPT dalam pekerjaan mereka.

Di sisi lain, sekitar 63 persen responden Gen Z (lahir 1997-2005) menggunakan AI dalam pekerjaannya. Temuan bahwa Gen Z lebih sedikit menggunakan AI dibandingkan generasi sebelumnya dinilai cukup mengejutkan.

Menurut tim peneliti, ada beberapa alasan mengapa Gen Z lebih sedikit menggunakan AI dibandingkan generasi sebelumnya. Dibandingkan dengan Gen X dan Milenial, Gen Z kurang percaya bahwa AI dapat memberikan nilai tambah yang nyata di tempat kerja.

“Kepercayaan pada AI bukan hanya soal keselamatan dan keamanan, tapi apakah teknologi itu benar-benar bisa berfungsi,” kata Marcy Merriman, kepala wawasan budaya di Ernst & Young, seperti dilansir Business Insider, Minggu (28/1/2024). . .

Alasan lainnya adalah tingkat kenyamanan penerapan teknologi baru cenderung berbeda antara Gen Z dan generasi sebelumnya. Menurut tim peneliti, Gen Z tumbuh dengan dikelilingi teknologi modern. Ketika mereka menemukan AI tidak bekerja maksimal, mereka dapat segera fokus pada teknologi lain.

Namun, hal ini tidak berarti Gen Z menentang penggunaan AI di tempat kerja. Gen Z Morgan Young yang berusia 20 tahun mengungkapkan bahwa dia sering menggunakan ChatGPT untuk meneliti dan bertukar pikiran atau berbagi ide ketika mengembangkan desain untuk beberapa merek. Young yakin cara ini menghemat banyak waktu dan bisa meningkatkan konten yang dibuatnya.

Dengan Skema Syariah BTN, Gen Z Hingga Wirausaha Kini Bisa Punya Rumah

Park City Home Source, JAKARTA – Generasi Z hingga Milenial yang memiliki pekerjaan tetap atau bahkan berwirausaha, kini bisa mendapatkan huniannya melalui skema KPR Syariah BTN.

Skema ini juga menawarkan uang muka rendah dan promosi paket untuk membiayai perabot rumah tangga dan biaya pernikahan.

Baca juga: BTN: Pertumbuhan penjualan rumah diperkirakan mencapai 12 persen

Direktur Konsumer BTN Hirwandi Ghafar mengatakan, pihaknya memiliki Pembiayaan Pemilikan Rumah (KPR) BTN Syariah yang cocok bagi generasi Z dan milenial karena memiliki tenor hingga 30 tahun.

Calon nasabah dengan segala jenis pekerjaan, mulai dari pekerjaan tetap, profesional hingga pengusaha dapat mengakses KPR ini.

Baca juga: Credit Pinter Berikan Edukasi Keuangan di Bandung

“Generasi Z juga bisa memilih perumahan yang beragam karena kami memiliki ribuan mitra pengembang dengan berbagai jenis proyek perumahan. “Dalam rangka HUT Unit Usaha Syariah Bank BTN ke-19 dan HUT Bank BTN ke-74, kami juga memberikan diskon menarik untuk biaya administrasi dan biaya pemrosesan,” kata Hirwandi, Jumat (2/2).

KPR BTN Syariah memiliki beberapa skema yaitu skema berjenjang dengan margin mulai dari 2,99%, kata Hirwandi. Paket KPR Syariah ini juga menawarkan opsi paket margin tetap hingga pembatalan.

Baca Juga: JIP DKI fokus pembangunan menara telekomunikasi di wilayah Jakarta

Terdapat beberapa pilihan skema akad KPR BTN Syariah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Diantaranya adalah akad Murabahah KPR BTN Platinum iB untuk pembelian unit properti jadi.

Lalu ada juga KPR BTN Indent iB yang akad dengan Istisna untuk pembelian unit real estate Inden.

Kemudian Pembiayaan Properti BTN iB dengan Musyarakah Mutanaqisah atau Ijarah Muntahiya bitmalik mengakadkan pembelian unit properti atau refinancing properti klien.

Selain berbagai pilihan tersebut, Bank BTN juga menawarkan paket promosi kombinasi KPR yang bebas biaya administrasi dan pemrosesan.

Beberapa paket yang dibundel merupakan paket multibenefit KPR, dimana nasabah dapat mengakses pembiayaan untuk membeli perlengkapan rumah tangga seperti furniture, pagar, kanopi, dan lain-lain.

BTN juga memiliki promo KPR Bundling Multijasa, dimana nasabah dapat menikmati pembiayaan umrah, pendidikan, pernikahan selain pembelian rumah.

BTN Syariah terus berinovasi dengan memperkenalkan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan finansial perumahan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), menengah hingga menengah atas.

“Minat masyarakat untuk membeli rumah dengan skema pembiayaan syariah semakin meningkat sehingga pangsa pasar kami semakin meningkat,” kata Hirwandi. (chi/jpnn)

Pertumbuhan Pendapatan RedDoorz Lampaui 30 Persen pada 2023, 2024 Targetkan Gen Z

Park City Home Source, Jakarta – Perusahaan teknologi akomodasi RedDoorz mencatatkan kinerja positif pada kuartal IV 2023. RedDoorz mencapai arus kas positif dan pertumbuhan pendapatan grup sebesar 30 persen tahun-ke-tahun (YoY). Pasca dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2019, RedDoorz mencatatkan keuntungan grup lebih dari 90 persen. RedDoorz melihat data ini sebagai pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, perusahaan yang bekerja sama dengan akomodasi hotel bisa pulih dari situasi krisis akibat wabah penyakit. Tak hanya itu, RedDoorz juga dinilai mampu memperkuat posisinya sebagai segmen industri perhotelan yang berpengaruh untuk pasar hotel budget premium di kawasan Asia Tenggara. Sebagai hasil dari strategi ‘kebebasan misi’ yang mereka terapkan. “Kami mengoptimalkan operasional bisnis dan keuangan perseroan untuk mencapai kemandirian dan pertumbuhan pendapatan yang lebih besar,” kata Amit, Selasa, 30 Januari 2024. Sepanjang tahun 2023, jaringan RedDoorz juga akan mengalami penambahan signifikan pada beberapa hotel multi-merek. SANS Hotel, Sunnera, Urbanview, RedPartner, dan The Lavana. Faktanya, SANS dan Urbanview mengalami pertumbuhan lebih dari 50 persen YoY. Jika dikaji berdasarkan wilayah, Bali mewakili kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan positif bisnis grup RedDoorz pada tahun 2023. Valuasi ini menghasilkan peningkatan lima kali lipat jumlah merek Lavana di Bali. Presiden Direktur RedDoorz Indonesia Mohit Gandas mengatakan pihaknya senang dengan pencapaian tahun 2023 karena membuktikan kekuatan dan kemampuan beradaptasi RedDoorz di pasar pariwisata yang sangat dinamis. “Fokus kami di tahun 2024 adalah terus meningkatkan kemitraan strategis, inovasi teknologi, termasuk penggunaan AI. Tentu saja kepuasan pelanggan akan terus kami tingkatkan, sehingga kesuksesan positif ini terus berlanjut di tahun 2024,” kata Mohit saat ditemui lokasi. di kawasan Menteng. Di awal tahun 2024 ini RedDoorz juga mendapat kabar gembira dari The Straits Times dan Statista sebagai predikat Singapore’s Fastest Growing Companies 2024. Ini merupakan pencapaian ketiga yang diraih. Aspek penilaian RedDoorz antara lain adalah Pertumbuhan positif bisnis RedDoorz setiap tahun Berikutnya: Strategi Profitabilitas di Tahun 2024Pada tahun 2024, RedDoorz menerapkan strategi untuk meningkatkan pendapatan, “Salah satunya adalah dengan menambah jumlah properti. Lebih dari 400 ribu. Oleh karena itu, kata Mohit, RedDoorz akan tetap berkomitmen membantu mitra properti melalui berbagai solusi dan inovasi teknologinya. , RedDoorz mengembangkan teknologi penerapan sistem manajemen hotel untuk mitra propertinya. Teknologi yang diperkenalkan diharapkan dapat membantu mitra properti dalam menjalankan bisnisnya. Dengan cara ini, pendapatan mitra dan perusahaan RedDoorz akan meningkat. Hasil survei RedDoorz Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen pengguna RedDoorz dan hotel multi-brand di Indonesia adalah wisatawan grup generasi Z atau gen Z dan dengan perkiraan tahun ini, industri pariwisata di Indonesia pada tahun 2024 juga diprediksi akan meningkat. dibanjiri wisatawan dari Gen Z. Berdasarkan hal tersebut, RedDoorz menganalisis bahwa karakteristik Gen Z sangat relevan dengan target pasarnya. Mulailah dengan literasi digital, aktif di media sosial, dan utamakan keterjangkauan dalam memilih hunian. “Jadi pada tahun 2024, kelompok wisatawan Gen Z akan terus menjadi target pasar RedDoorz. RedDoorz terus meningkatkan teknologi aplikasi pemesanannya, sehingga menjadi lebih user-friendly dan mudah digunakan,” kata Mohit. Bisnis Terbaru: Okupansi RedDoorz Capai 60 Persen Menjelang Gelaran Piala Dunia U-17, Gibran Ikut Pembangunan Perumahan ASN Solo

Ada banyak alasan mengapa Gen Z kesulitan untuk menabung. Salah satunya karena bergantung pada pihak yang membiayai kebahagiaannya. Inilah penjelasannya. Baca selengkapnya

Hotel Tropicana Las Vegas akan ditutup dan dibongkar untuk dijadikan stadion olahraga. Baca selengkapnya

Pengamat fesyen menyebut Ganjar Pranavo menyampaikan pesan sesuai tema debat capres kelima dengan mengenakan jaket universitas yang penuh makna. Baca selengkapnya

Terapi pada dasarnya adalah teknik untuk menghadapi situasi dengan lebih baik. Berikut enam masalah yang sering dilontarkan Gen Z kepada para terapis. Baca selengkapnya

Selain pantainya yang indah, pulau ini juga menjadi rumah bagi banyak museum menarik. Baca selengkapnya

Debat capres yang terakhir pada 4 Februari 2024 salah satunya mengusung tema budaya. Inikah harapan para budayawan, seniman dan sastrawan? Baca selengkapnya

Bank Indonesia ingin mempromosikan pariwisata di ketiga wilayah tersebut, dengan Bali sebagai hubnya. Baca selengkapnya

Marina Bay Sands kini menjadi salah satu ikon Singapura dengan tiga menara yang dipadukan menjadi skypark berbentuk perahu. Baca selengkapnya

Salut 4 jari disebut-sebut sebagai simbol perlawanan Gen-Z. Apa salut 4 jari itu? Baca selengkapnya

RedDoorz menargetkan Generasi Z atau Gen-Z sebagai salah satu target pasarnya pada tahun 2024. Hasil survei RedDoorz Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen pengguna hotel RedDoorz dan multibrand di Indonesia berasal dari kelompok umur. Jenderal-Z. Baca selengkapnya