Tag Archives: Ginjal

Daftar 11 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, Catat Ya!

Jakarta –

Saat Anda makan dan minum, tubuh Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan agar berfungsi dengan baik. Namun, ada beberapa nutrisi dan mineral yang tidak dibutuhkan dan akan dibawa ke ginjal. Di sinilah ia disaring dan diubah menjadi urin.

Namun, jika seseorang mengidap penyakit ginjal, terlalu banyak nutrisi dapat menumpuk dan merusak ginjal. Penurunan aktivitas bisa terjadi hingga gagal ginjal. Oleh karena itu, sangat penting menjaga kesehatan ginjal.

Menurut situs Cleveland Clinic, pola makan sehat merupakan salah satu cara menjaga kesehatan ginjal. Simak apa saja makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk kesehatan ginjal pada uraian di bawah ini. Makanan terbaik untuk kesehatan ginjal

Ada banyak buah dan sayuran baik yang sebaiknya Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan ginjal. Berikut informasinya diambil dari Medical News Today.1. Ikan gendut

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan omega-3. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan penyakit ginjal. Dengan demikian, asam lemak ini baik untuk melindungi kesehatan ginjal.

Namun, tubuh tidak dapat memproduksi omega-3. Artinya asam lemak tersebut harus didapat dari makanan yang dimakan. Ikan berminyak adalah pilihan terbaik karena merupakan sumber alami lemak omega-3,2 yang sehat. Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung mengandung vitamin, mineral dan serat. Sayuran ini juga mengandung senyawa antioksidan.

Namun, jenis sayuran ini seringkali kaya akan potasium. Jadi konsumsi yang lebih rendah adalah mungkin. buah beri

Stroberi, blueberry, dan blackberry merupakan buah beri yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Di sisi lain, buah beri rendah kalori, gula, natrium, kalium, dan fosfor. Dalam kadar yang tinggi, nutrisi tersebut dapat mempersulit fungsi ginjal dan dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh. sebuah apel

Apel baik untuk meningkatkan kesehatan ginjal karena mengandung pektin. Jenis serat ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol yang dapat merusak ginjal. cabai merah

Paprika merah kaya akan vitamin, antioksidan, dan serat. Makanan ini kekurangan kalium, fosfor, natrium, dan beberapa nutrisi yang harus dibatasi untuk kesehatan ginjal yang lebih baik.

Karena kandungannya, cabai merah baik dikonsumsi meski Anda menderita penyakit ginjal. Telur putih

Putih telur adalah sumber protein ramah ginjal dan rendah fosfor. Makanan ini mungkin merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan telur utuh karena kuning telurnya biasanya kaya akan fosfor. Kubis

Kubis menyediakan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Menurut penelitian tahun 2021 yang dikutip di Healthline, varietas kubis putih, hijau, dan merah dapat membantu mengatur gula darah, mengurangi risiko kerusakan ginjal dan hati, serta mencegah obesitas dan stres oksidatif.8 . nanas

Nanas memiliki kandungan fosfor, kalium, dan natrium yang lebih rendah dibandingkan jeruk, pisang, dan kiwi. Buah ini merupakan sumber serat, vitamin A, dan enzim bromelain yang membantu menjaga kesehatan tubuh dengan mengurangi peradangan.

Oleh karena itu, nanas dapat menjadi makanan yang dapat dimakan untuk meningkatkan kesehatan ginjal.9. Minyak zaitun

Minyak zaitun kaya akan vitamin E dan lemak tak jenuh. Sebagian besar lemak dalam minyak ini adalah asam oleat yang memiliki sifat anti inflamasi. Minyak zaitun juga tidak mengandung fosfor sehingga baik bagi penderita penyakit ginjal.

Mengganti jenis minyak lain menjadi minyak zaitun untuk memasak dan menambah makanan adalah pilihan yang baik untuk biji-bijian yang lebih sehat. Lobak

Lobak kaya akan serat, vitamin C dan B6 serta mangan. Banyak nutrisi tersebut yang baik untuk kesehatan ginjal. Bunga mawar jenis ini bisa dimakan sambil dimasak dan dihaluskan atau bisa juga dihaluskan untuk dijadikan salad. Bawang bombai

Natrium atau natrium merupakan komponen utama garam. Bawang putih bisa diganti dengan garam untuk menambah rasa pada makanan.

Di sisi lain, bawang putih merupakan sumber mangan dan vitamin B6. Ia juga mengandung senyawa belerang yang bersifat anti inflamasi.

Inilah daftar makanan yang baik untuk ginjal. Jadi mari kita lihat inti dari pola makan sehat. Simak video “Vidi Aldiano jalani pengobatan kanker ginjal di Thailand” (fd/fd)

Ini Dampak Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Asin

Park City Home Source, Jakarta – Makanan asin adalah makanan dengan kandungan garam tinggi. Makanan kemasan seperti sup, sayuran kaleng, kacang kalengan, keripik, dan makanan beku mengandung banyak natrium. Apa yang terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam?

Menurut Healthline, garam mengandung sekitar 60 persen klorida dan sekitar 40 persen natrium. Sodium adalah mineral penting untuk fungsi otot dan saraf yang optimal. Bersamaan dengan klorida, natrium membantu tubuh menjaga keseimbangan udara dan mineral.

Meski garam dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan membantu impuls saraf, terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut bahaya terlalu banyak makan makanan asin.

1. Perut kembung

Menurut WebMD, perut kembung merupakan gejala perut kembung atau buncit. Kondisi ini adalah salah satu efek jangka pendek yang paling umum terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi garam. Anda tidak perlu mencicipi rasa asin pada makanan tersebut karena mengandung banyak natrium. Sandwich, pizza, dan sup kalengan bisa menjadi sumber garam yang berbahaya.

2. Hipertensi

Tingginya jumlah garam pada makanan asin meningkatkan tekanan darah sehingga dapat memicu terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Perubahan tekanan darah terjadi melalui ginjal. Terlalu banyak garam membuat mereka sulit membuang cairan yang tidak diinginkan.

2. Retensi cairan

Konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh. Peningkatan retensi air dapat menyebabkan pembengkakan, terutama pada lengan dan kaki, perut serta menyebabkan penambahan berat badan.

3. Kerusakan ginjal

Kelebihan garam dalam tubuh dapat merusak ginjal karena ginjal harus bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan garam. Pola makan tinggi garam dapat menyebabkan bisul atau peradangan pada lapisan lambung, sehingga membuat seseorang rentan terkena kanker lambung.

4. Hipernatremia

Mengonsumsi makanan asin bisa menyebabkan mulut kering atau rasa haus yang berlebihan. Merangsang minum adalah cara lain tubuh mencoba meningkatkan rasio natrium dan air.

Sebaliknya, kurang minum cairan setelah mengonsumsi garam dalam jumlah besar dapat menyebabkan kadar natrium dalam tubuh melebihi batas aman sehingga menyebabkan kondisi yang disebut hipernatremia.

Menurut Healthline, hipernatremia dapat menyebabkan air keluar dari sel dan masuk ke aliran darah untuk mengencerkan kelebihan natrium. Gejala hipernatremia meliputi kegelisahan dan kesulitan bernapas dan tidur.

5. Gangguan pencernaan

Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, mual, dan sembelit. Jika banyak garam dalam makanan menyebabkan tubuh dehidrasi, perut akan terasa mual atau diare. Jika Anda sakit perut atau kram, minum banyak air dapat membantu memulihkan sel dan membuat Anda merasa lebih baik.

Pilihan Editor: 7 Alasan Anda Selalu Ingin Makan Makanan Asin

Dokter anak memaparkan beberapa faktor risiko hipertensi pada anak, mulai dari faktor keturunan hingga obesitas. Inilah yang harus dilakukan orang tua. Baca selengkapnya

Meskipun makanan cepat saji mungkin tidak terlihat asin, namun mengandung bahan pengawet yang tinggi natrium, mineral yang ditemukan dalam garam. Baca selengkapnya

Kanker hati merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Bagaimana cara menghindarinya? Baca selengkapnya

Kecap memiliki manfaat kesehatan dan sebaliknya. Sisi positifnya, kecap asin kaya akan antioksidan dan antimikroba. Apa yang negatif? Baca selengkapnya

Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius akibat kandungan garam yang berlebihan. Baca selengkapnya

Jika perubahan gaya hidup tidak cukup untuk menurunkan hipertensi, Anda mungkin perlu minum obat. Akankah ini bertahan seumur hidup? Baca selengkapnya

Konsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan hipertensi yang merupakan penyebab utama penyakit ginjal kronis. Baca selengkapnya

Para ahli menganjurkan minum air putih dalam jumlah yang tepat sesuai usia agar tidak merusak ginjal. Berapa banyak yang dibutuhkan setiap orang? Baca selengkapnya

Gaya hidup yang tidak seimbang dapat menyebabkan gangguan makan yang biasa disebut anoreksia. Bagaimana cara melawan anoreksia? Baca selengkapnya

Tempo memiliki akses terhadap Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Baca selengkapnya