Tag Archives: kementerian pertanian

Kementan Harapkan Peran Aktif Pemda Wujudkan Swasembada Jagung  

Park City Home Source, JAKARTA — Kementerian Pertanian mengharapkan pemerintah daerah berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya bahan pokok beras dan gandum. Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat menanam gandum di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Selasa (6/2/2024).

Harvick mengatakan penanaman gandum akan terus dilakukan di beberapa daerah untuk mendongkrak produksi dalam negeri. Sebab, menurutnya, Kementerian Pertanian saat ini sedang fokus meningkatkan produksi gandum dan beras.

“Kita promosikan beras dan jagung. Sesuai harapan Presiden (Joko Widodo), produksi beras dan jagung pada tahun 2024 bisa menambah cadangan pangan nasional untuk mencapai swasembada,” kata Harvick, dikutip dalam keterangannya, Rabu (7). . /2/2024). ).

Untuk itu, pemerintah daerah memerlukan peran aktif untuk mendukung swasembada produk beras dan jagung melalui produksi di masing-masing daerah.

“Juga beberapa waktu lalu kita menghadapi cuaca El Nino yang menyebabkan musim tanam tertunda,” kata Wamentan.

Penanaman jagung di lahan seluas 28 hektar ini dilakukan bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf dan Forkopimda Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan daerahnya merupakan salah satu keranjang pangan nasional. Bahkan, dengan total produksi jagung mencapai 1,2 juta ton pada tahun 2022, Lamongan menjadi yang terbesar di Jawa Timur.

Bupati menambahkan, sektor pertanian Kabupaten Lamongan juga akan memberikan kontribusi terbesar pada tahun 2023, yakni sebesar 33 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami peningkatan dari 114 pada tahun 2022 menjadi 116 pada tahun 2023.

“Hal ini menunjukkan kualitas pertanian di Kabupaten Lamongan semakin membaik dan memberikan kesejahteraan bagi para petani,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran Wakil Menteri Pertanian dapat memberikan energi semangat kepada para petani Lamongan, meski di tengah cuaca yang tidak menentu. “Semoga kedatangan Wamentan menambah semangat para petani di sini. Kalaupun cuaca berubah, produksi bisa tinggi,” ujarnya.

Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP, Mentan Amran: Jangan Dipersulit!

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kemendan) menghapus keharusan menggunakan kartu petani untuk menebus pupuk bersubsidi, melainkan hanya menggunakan KTP. Perubahan persyaratan ini bertujuan untuk memudahkan pemulihan pupuk bersubsidi guna meningkatkan produksi pertanian.

“Tidak perlu menggunakan cara lain untuk mendapatkan pupuk atau mempersulitnya,” kata Menteri Pertanian (Menton) Andy Amran Sulaiman dalam keterangan resmi, Sabtu. Gunakan KTP dan Anda bisa mendapatkan subsidi pupuk.” (2 Maret 2023).

Menteri Pertanian telah memperingatkan pengecer dan distributor untuk tidak mengutak-atik atau mengutak-atik pupuk bersubsidi pemerintah. Menteri Pertanian mengancam akan mencabut izin usaha pengecer atau distributor jika terbukti melakukan kecurangan sehingga berujung pada tuntutan pidana.

“Jika pengecer melakukan hal macam-macam lagi, saya akan kejar mereka dan usir semua pedagang yang menipu nasib petani,” ujarnya.

Selain itu, Mentan juga mengancam jajaran Kementerian Pertanian yang tidak cermat mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi. Amran mengingatkan, peringatan tersebut tidak boleh dianggap enteng karena beberapa pejabat Kementerian Pertanian terbukti bertekad untuk menghapusnya.

“Kalau pedagang tidak bisa diatur, posisi bapak ibu terancam. Ketika saya lima tahun menjabat menteri (pertanian), saya pindahkan 1.500 orang dan masukkan 700 orang ke bui,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko telah menyetujui peningkatan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp14 triliun untuk memenuhi alokasi pupuk pada musim tanam 2024. Presiden berharap peningkatan tersebut dapat membantu Indonesia menjadi negara berdaulat yang mandiri. Mengurangi impor.