Tag Archives: Pencucian Uang

Ogah Lapor Polisi, Raffi Ahmad: Enggak Mau Punya Musuh

Park City Home Source, JAKARTA – Promotor Raffi Ahmad mengaku tak berniat melaporkan pihak yang dituduhnya terlibat kasus pencucian uang ke polisi.

Setelah berkonsultasi dengan Hotman Paris dan Roofi Ardian, dia merasa tidak perlu mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang menyebarkan kejahatan tersebut.

CATATAN: Mengenai tuduhan terhadap Rafi Ahmed, NCW menyangkal adanya bias politik.

“Belum, saya belum lapor,” kata Raffi Ahmad di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Suami Nagita Slavina mengatakan, dirinya hanya perlu mengklarifikasi tudingan terkait kasus pencucian uang tersebut.

BACA JUGA: Raffi Ahmed membahas kemungkinan melapor ke polisi

Sebab menurut Raffi Ahmed, tudingan tersebut berdampak besar terhadap kerja sama dengan pelanggan.

“Aku hanya ingin berterus terang dan bertobat. Aku tidak mau melaporkan, aku tidak ingin punya musuh, aku hanya ingin menenangkan diri,” kata bos Rans Entertainment itu.

BACA JUGA: Pak Raffi Ahmed Ternyata Muncul di TV, Luar Biasa, Jangan Kaget

Rafi Ahmed kembali menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam pencucian uang.

Atas dasar itu, dia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai para pelaku kejahatan tersebut.

Rafi Ahmed juga mengatakan: “Pada dasarnya saya ingin mengatakan dengan jelas, hasil yang saya capai selama ini berada di jalur yang benar.

Diketahui, Ketua DPP National Corruption Watch (NCW), Hanifa Sutrisna, menuduh Raffi Ahmed terlibat kasus pencucian uang.

Ia mengaku banyak mendapat laporan soal dugaan keterlibatan Raffi Ahmed.

“Kami telah menerima beberapa tuduhan pencucian uang dari Raffi Ahmad dalam jumlah yang fantastis,” kata Hanifa Sutrisna di podcast NCW.

Diduga ada ratusan rekening milik kakak Rafi Ahmed dan digunakan untuk mengelola uang ilegal.” (ayah/jpnn)

NCW Minta KPK dan Polri Periksa Aliran Uang Raffi Ahmad, Ini Arti TPPU dan Ancaman Hukumannya

Park City Home Source. Jakarta – Artis sekaligus presenter Raffi Ahmad didakwa terlibat tindak pidana Pencucian Uang (TPPU). Tuduhan itu dilontarkan National Corruption Watch (NCW) dalam video yang diunggah di saluran YouTube-nya. Presiden NCW Hanifa Sutrisna meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut aliran uang dari konglomerat muda.

Komisi Pemberantasan Korupsi RI diminta Jaksa Agung Bareskrim Polri mendalami aliran keuangan Raffi Ahmad, kata Hanifa Sutrisna.

“Kami telah menerima beberapa tuduhan pencucian uang yang dilakukan oleh saudara Raffi Ahmad,” kata Hanifa kepada podcast National Corruption Watch, saat pekerja sosial itu dijadikan bahan pembicaraan dalam pemilihan presiden dan legislatif. Rabu, 31 Januari 2024.

Membahas TPPU; Jadi apa itu pencucian uang?

Pada pandangan pertama, Arti sekuler dari pencucian uang adalah membersihkan uang dengan cara mencucinya. Namun makna sebenarnya jauh dari makna dasar tersebut. Yang dimaksud dengan ayat ini adalah: korupsi; Praktik ilegal yang melibatkan proses penyembunyian asal usul uang yang diperoleh dari aktivitas kriminal, seperti pengedaran narkoba atau aktivitas ilegal lainnya.

“(Pencucian uang) adalah upaya menyembunyikan asal usul uang atau barang hasil tindak pidana, melalui transaksi keuangan biasa, seolah-olah dana tersebut berasal dari sumber yang sah,” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Misalnya, Seseorang mencuri uang dari proyek pembangunan. Uang tersebut kemudian disetorkan ke rekening bank. Untuk menyembunyikan sumber uang curian, pelaku memindahkannya ke rekening lain. Pemindahan ini dimaksudkan untuk menyesatkan penyelidikan di masa depan. Melalui proses rujukan, pelaku seolah-olah melakukan transaksi yang sah.

Tindak pidana pencucian uang secara khusus diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 atau Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHP). Peraturan ini secara hukum melarang pencucian uang dan dapat menjatuhkan sanksi pidana kepada mereka yang bertanggung jawab.

Dalam Hukum Pidana Pencucian Uang; Tindak pidana pencucian uang adalah:

1. Menempatkan; transfer; Jalan memutar menggunakan pembayaran menyumbang mempercayakan pengiriman ke luar negeri; perubahan bentuk Pertukaran uang atau surat berharga atau perbuatan lain yang melibatkan barang yang diduga menyembunyikan atau bermaksud menyembunyikan asal usul barang.

2. Asli; saksi Lokasi pengaturan Menyembunyikan atau menyembunyikan suatu benda yang diketahui atau patut diduganya merupakan peralihan hak atau hasil suatu tindak pidana.

3. Penempatan; transfer Pembayaran mendukung sumbangan pemeliharaan, menerima barang milik tersangka sebagai imbalan atau hasil tindak pidana yang diketahui atau patut diduganya oleh tersangka; Mengontrol.

Menurut laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Dalam praktek, Pencucian uang melibatkan tiga tahap dasar pencucian uang: penempatan; Ini melibatkan pelapisan dan penggabungan.

Penentuan posisi.

Penempatan merupakan aktivitas awal pencucian uang, yaitu proses memasukkan uang tunai ke dalam sistem keuangan. Di panggung ini, Pergerakan uang terlalu lemah untuk dideteksi. Untuk menghindari hal ini, Bagilah uang tersebut menjadi satuan yang lebih kecil agar pelakunya tidak mudah dicurigai.

Penjahat juga biasanya menyetor uang di lembaga penyimpan uang yang berbeda. Misalnya: cek dan deposito; penyelundupan uang atau barang hasil tindak pidana ke negara lain; Menyimpannya secara elektronik dan menggunakan pihak lain untuk melakukan transaksi.

Lapisan

Layering merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menjaga uang dari kegiatan ilegal. Metode yang umum adalah membeli aset melalui pembukaan rekening bank di berbagai negara; Menginvestasikan atau mendistribusikan uang. Ada juga transfer melalui perbankan luar negeri dan transfer dari perusahaan cangkang.

Integrasi

Integrasi merupakan upaya menggabungkan atau menggunakan sumber daya yang sudah valid. atau dengan berinvestasi pada berbagai produk keuangan dan bentuk aset lainnya; Untuk mendapatkan keuntungan secara langsung dengan digunakan untuk membiayai bisnis yang sah atau untuk membiayai kembali kegiatan kriminal.

Sanksi pencucian uang

Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU); Pasal 3 sampai 5 sanksi TPPU diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2010.

1. Pasal 3

Dedikasi transfer transfer biaya Pembayaran sumbangan Penugasan Membawanya ke luar negeri Mereka yang mengubah bentuk uang atau alat keuangan atau melakukan perbuatan lain yang berkaitan dengan barang yang diketahui atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana. Pasal 2 yang bertujuan untuk menyembunyikan atau memutarbalikkan asal usul barang; Sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dapat dikenakan pidana penjara paling lama dua puluh tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

2. Pasal 4

Seksi 2 tempat asal barang yang nampaknya atau patut diduga merupakan akibat tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat 1; saksi Lokasi transfer ke tujuan; Seksi 2. Dikenakan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

3. Pasal 5

(1) Penempatan; transfer Pembayaran hadiah, sumbangan hak asuh Orang yang menerima atau menguasai barang yang diduga dipertukarkan atau digunakan sebagai akibat tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1); Pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

(2) Tidak berlaku bagi jurnalis yang memenuhi kewajiban pemberitaannya sesuai dengan ketentuan undang-undang ini.

Selain itu, sanksi juga akan diberikan kepada TPPU pasca keluarnya RKUHP. Pasal 607 KUHP mengatur tiga kategori sanksi terhadap TPPU:

Golongan pertama: pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak; Artinya, tipe VII.

“Siapa pun yang mengambil tempat, transfer; mengayun pembayaran pembayaran menyumbang dedikasi untuk dibawa ke luar negeri; perubahan bentuk; penukaran mata uang; Meminjamkan uang atau melakukan perbuatan lain sehubungan dengan barang yang diketahui; Pelanggaran terhadap penyembunyian atau penyembunyian asal barang diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak golongan VII (Rp 5 miliar).”

Golongan Kedua: pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak; Artinya, tipe VII.

“Asal, saksi Lokasi tujuan Barang siapa menyembunyikan atau merahasiakan dari orang yang diduga melakukan tindak pidana peralihan hak atau hak milik yang sebenarnya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Denda kategori VI paling banyak (Rp 2 miliar).

Golongan ketiga: pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak; Artinya, tipe VI.

“Penempatan, transfer Pembayaran Konsesi sumbangan penahanan Mempertukarkan atau menggunakan atau menerima atau menguasai seseorang yang diduga melakukan tindak pidana diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun, atau Denda kategori VI (Rp 2 miliar).

Raffi Ahmad buka suara menanggapi kabar dirinya pernah dituduh melakukan tindak pidana pencucian uang di masa lalu. Pimpinan RANS Entertainment membantah tuduhan NCW terkait tuduhan tersebut. “Itu tidak benar,” ujarnya di Jakarta, 5 Februari. Senin kata Raffi Ahmad saat jumpa pers tahun 2024.

Raffi mengatakan untuk menggarisbawahi klarifikasi tersebut dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat dan pelanggan yang memiliki pertanyaan mengenai masalah ini. “Jika beritanya salah, jangan lakukan itu.” Tapi itu tidak benar,” katanya.

Selain itu, Raffi pun menjelaskan, pernyataan tersebut untuk menjaga kepercayaan dirinya dan perusahaan yang ia bangun tetap berjalan lancar. Semua tuduhan yang dilontarkan NCW sama sekali tidak berdasar, kata Raffi, dan jika punya bukti, laporkan ke pihak berwajib.

“Pencucian uang, Pembukaan kasino; Tidak benar dituduh berjudi online,” ujarnya.

Raffi Ahmad mengklaim seluruh materi yang dihasilkannya selama ini merupakan hasil kerja kerasnya selama 25 tahun sebagai seniman dan kreasi beberapa bisnis selama ini. “Saya telah bekerja sejak saya berusia 13 tahun. Saya telah menghemat uang sejauh ini. Saya membangun perusahaan itu dalam enam tahun terakhir,” ujarnya.

HENDRIK KHOIRUL MUHID | ANDIKA DWI | RISMA KHOLIQ

Pilihan Editor: Raffi Ahmad dan Dugaan Pencucian Uang Tahu Tanggung Jawab TPPU dan Komite TPPU

Sidang pendahuluan kasus korupsi Eddy Hiariej untuk tersangka Helmut Hermawan 19 Februari Ditunda hingga 2024. Baca artikel selengkapnya.

Menjelang Pemilu 2024, Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan bahwa gubernur negara bagian menyalahgunakan konstitusi dan menyalahgunakan kekuasaannya. Untuk mengetahui lebih lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi mengimbau penyelenggara negara dan masyarakat menghindari politik uang menjelang pemilu 2024.

Saat ini, K4, Narapidana yang ditahan KPK berjumlah 75 orang, termasuk 67 orang di Rutan C1 dan Pomdam Jaya Guntur, serta 8 orang di Puspomal. Untuk mengetahui lebih lanjut

Gembong narkoba Freddy Pratama, yang saat ini buron di Thailand, dilindungi ibu mertuanya, kata polisi. Untuk mengetahui lebih lanjut

Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 Februari. Gubernur Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dinilai tidak profesional karena menunda penyidikan usai pemilu 2024. Baca artikel selengkapnya.

Ketua PSI Jenderal Kaesang mengatakan pekerja sosial yang korup lebih berbahaya di masa pandemi. Lantas bagaimana dengan kasus korupsi pekerja sosial Juliari Batubara? Untuk mengetahui lebih lanjut

Bareskrim Polri mengaku sudah mengetahui keberadaan pengedar narkoba internasional Fredy Pratama di Thailand.

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan dua pejabat kementerian yang diduga korupsi akan segera diadili Baca cerita selengkapnya

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali meluncurkan rekrutmen baru sebanyak 50 Pegawai Negeri Sipil (ASN) baru.

Sedih Dituding Lakukan Pencucian Uang, Raffi Ahmad: Aku Ini Kerja 20 Tahun Lebih

Park City Home Source, JACARTA – Presenter Raffi Ahmad tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas rumor pencucian uang.

Raffi Ahmad dikenal sebagai salah satu selebriti yang sukses melebarkan sayapnya di dunia bisnis.

Baca Juga: Raffi Ahmad Buka Suara Soal Pengumuman Keterlibatannya dalam Kasus Pencucian Uang

“Saya sedih saja kalau ada pemberitaan seperti ini,” kata Raffi Ahmad baru-baru ini saat ditemui di BSD, Tangsel.

Ayah dua anak ini menjelaskan, ia sudah mencari uang sejak kecil.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dituduh Terlibat Pencucian Uang, Hotman Minta Dukungan ke Calon Presiden

Wajah suami Nagita Slavina tak hilang dari televisi selama lebih dari 20 tahun.

Sehingga ia kaget terserang rumor pencucian uang untuk mendapatkan kekayaannya saat ini.

Baca Juga: 3 Berita Artis Terpanas: Teuku Ryan Akui Raffi Ahmad Terlibat Pencucian Uang

“Benar-benar dari bawah. “Kalau dilihat, yang kami lakukan adalah tugas kami di dunia entertainment, kami juga di dunia digital,” ujarnya.

Usai pemberitaan tersebut, Pak Rafi Amat pun membantah keras kabar tersebut. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai rumor yang tidak berdasar.

Meski geram dengan fitnah tersebut, Raffi mengaku tak akan berhenti berkarya di berbagai industri Tanah Air. Menurutnya, fitnah hanyalah peristiwa sepintas lalu.

“Kita harus terus bangkit dan tidak percaya pada hal-hal seperti itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, dugaan pencucian uang Raffi Ahmad pertama kali terungkap dalam Indeks Persepsi Korupsi Nasional.

Ayah dua anak ini disebut-sebut menjadi kantong uang haram senilai ratusan juta rupee. (mcr31/jpnn)

Diisukan jadi Kantong Semar Pencucian Uang, Raffi Ahmad Digeruduk Klien

Park City Home Source, JAKARTA – Sopir Raffi Ahmad mengaku menjawab pertanyaan usai kliennya diisukan menjadi kantong pencucian uang.

Beruntungnya, ia mampu meyakinkan kliennya bahwa rumor tak berdasar yang beredar hanyalah fitnah.

BACA JUGA: Raffi Ahmad menduga ada pihak yang tak suka dirinya mendukung salah satu calon

“Banyak pelanggan yang menanyakan hal itu, dan saya sudah jelaskan bahwa itu tidak benar,” kata Raffi Ahmad saat ditemui baru-baru ini di kawasan BSD, Tangerang Selatan.

Suami Nagita Slavina lalu mewanti-wanti pihak yang menyebarkan rumor buruk tentang dirinya agar berhati-hati.

BACA JUGA: Raffi Ahmad Didakwa Pencucian Uang, Hotman Dukung Capres

Dia memperingatkan para pembuat rumor untuk tidak menceritakan kisah-kisah yang menyakitinya.

Ayah dua anak ini mengaku kesal dengan isu pencucian uang tersebut.

BACA JUGA: 3 Berita Terhangat Artis: Teuku Ryan Raffi Ahmad Sebut Terlibat Pencucian Uang

“Saya mohon jangan sampai menceritakan kisah-kisah yang menyesatkan, apalagi kisah-kisah yang menyakitkan hati, yang dilakukan oleh orang-orang yang menceritakan kisah-kisah seperti itu,” ujarnya.

Meski marah, Raffy tak mau ikut campur. Menurut dia. Allah membuktikan kebenarannya.

Mantan personel grup musik Bukan Bintang Biasa (BBB) ​​​​itu percaya Tuhan selalu berada di pihak yang benar.

“Saya percaya Tuhan tidak tidur. “Pokoknya kalau benar, pasti Tuhan berikan jalan terbaiknya,” imbuhnya.

Sebelumnya, isu pencucian uang pertama kali diangkat oleh Raffi Ahmad dalam artikelnya tentang Antikorupsi Nasional. (mcr31/jpnn)